Meminimalisir AKI-AKB, Dinkes Pamekasan Imbau Faskes Edukasi Masyarakat

Avatar
Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dr Syaifudin. (Istimewa)

PAMEKASAN, MaduraPost – Upaya untuk Mlmenekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB), Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, melakukan imbauan ke seluruh rumah sakit dan puskesmas untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Syaifudin mengatakan salah satu upaya itu dilakukan dengan cara melakukan edukasi dan mengingatkan Bidan atau Faskes minimal ada empat tangan atau dua orang saat melakukan pertolongan pada persalinan normal.

BACA JUGA :  Limbah Pabrik Tahu di Kelurahan Kolpajung Dikeluhkan Warga

Dia mengungkapkan beberapa hal tentang persalinan dalam hal menekan AKI – AKB, salah satunya adalah mengingatkan Bidan atau Faskes di tingkat manapun harus untuk terus melakukan edukasi terhadap masyarakat.

Salah satu caranya adalah mempersiapkan kehamilan yang aman, normal dan saat masa kehamilan wajib melakukan pemeriksaan minimal empat kali sebelum persalinan.

BACA JUGA :  Forkopimcam Sokobanah Gelar Gebyar Vaksinasi Anak

“Minimal harus melakukan pemeriksaan 4 kali sehingga nanti bisa terdeteksi jika ada kelainan,” katanya.

Selain itu dukungan dari pihak keluarga merupakan hal yang subtansi, sehingga saat mau melakukan persalanin tersebut betul-betul sudah terencana secara matang.

“Perhatian dari pihak suami sangat penting, sehinga nanti nya ada perencaan saat mau melahirkan,” tambah dia.

BACA JUGA :  Antisipasi Covid-19, Pemkab Bangkalan Semprot Jalan Protokol dengan Cairan Disinfektan

Selain itu dia juga mengajak semua masyarakat untuk memanfaatkan Pamekasan Call Care (PCC) yang merupakan salah satu program Pemkab pamekasan.

“Manfaatkan pcc untuk konsultasi terkait kesehatan yang nanti nya akan di sambungakan oleh operator ke nakes,” pungkasnya.