SAMPANG, MaduraPost – Sebuah cerita pahit merayapi keseharian warga Sampang, Madura, ketika seorang pencari ikan, Khoiruddin (40), dari Dusun Combih, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, ditemukan meninggal dunia setelah menghilang saat melakukan pencarian ikan di lautan luas.
Kejadian tragis ini memperlihatkan betapa tingginya risiko yang dihadapi oleh para nelayan dalam menjalankan profesi mereka, yang lebih dari sekadar mencari nafkah, namun juga mencari keberuntungan di tengah gelombang laut yang ganas.
Menurut Ketua Pelaksana BPBD Sampang, Candra Romadhani Amin, jasad Khoiruddin ditemukan di lokasi sungai dekat titik awal ia dilaporkan hilang.
Tim penyelamat dari Basarnas, BPBD Sampang, Polsek Pangarengan, Pos, Danramil, serta warga sekitar, melalui upaya keras dan ketekunan, berhasil menemukan korban setelah proses pencarian yang panjang dan melelahkan.
“Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang, korban ditemukan oleh personil SAR yang pada saat itu sedang melakukan penyisiran pada titik lokasi korban tenggelam berhasil ditemukan,” kata Candra, Selasa (26/03/2024).
Keberhasilan tim penyelamat dalam menemukan korban tidak bisa dianggap enteng. Operasi penyelamatan yang dilakukan dengan berbagai keterbatasan dan tantangan di lautan membawa sebuah pelajaran berharga.
Di antaranya tentang pentingnya keselamatan di laut dan perlunya dukungan terus-menerus dari pemerintah dan masyarakat.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban sekitar pukul 14:30 WIB, dan korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.
Operasi SAR pun ditutup setelah korban ditemukan, dan semua tim kembali ke tugas masing-masing.
Kejadian ini bukan hanya sekadar sebuah tragedi, melainkan juga menjadi pengingat akan bahaya yang selalu mengintai di laut, tempat di mana para pekerja nelayan menjalani profesi mereka dengan penuh dedikasi dan keberanian.
Kesedihan yang menyelimuti keluarga korban menjadi sebuah refleksi atas perjuangan yang tak terhentikan di lautan, dan kebutuhan akan perlindungan yang lebih serius terhadap para pekerja laut yang menjalani profesi berisiko tinggi.***






