close menu

Masuk


Tutup x

Kecelakaan di Jalur Maut Nambakor Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia

Penulis: | Editor:

SUMENEP, Madurapost.net – Kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) maut terjadi di jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Madura, Jawa Timur sekitar pukul 07.00 WIB. Laka tersebut terjadi di jalur maut jembatan talangan depan gudang serba guna PT.Garam, Desa Nambakor.

Kecelakaan terjadi antara bus jenis AKAS NNR 4 nomor polisi (Nopol) N 7028 UR dengan sepeda motor jenis Suzuki Tornado Nopol M 3561 W.

Informasi yang dihimpun media ini, kondektur bus, Mariyam (35), menjelaskan bahwa terjadinya kecelakaan saat dirinya melihat seorang pengendara sepeda motor dari arah selatan memotong jalan ke arah timur. Menurutnya, pengendara sepeda motor tersebut tengah ingin menyebrang ke gudang tempat penimbunan garam.

BACA JUGA :  Sebanyak 2.797 Suara Caleg DPR RI Partai Gerindra Hilang di PPK Pegantenan Pamekasan

“Dia kayaknya mau ke pabrik, tapi kayaknya salah mengambil arah, dia ragu mau ke kanan atau kiri, akhir bus ini menghindar tapi sudah mepet dan nanggung nggak bisa injak rem,” ujar Mariyam, pada media ini di kantor Satuan Lalulintas Kepolisian Resort (Satlantas Polres) Sumenep, Selasa (6/10).

Diketahui, bus AKAS NNR 4 akan berangkat dengan rute Surabaya. Saat berangkat dari terminal Arya Wiraraja Sumenep, kondisi bus angkutan umum itu masih kosong penumpang. Mariyam mengaku, jika sopir bus mengendarai dalam kondisi pelan.

BACA JUGA :  Kapolres Cek Ratusan Kendaraan Dinas di Mapolres Sampang Menjelang Pelantikan Kades Terpilih Serentak Tahun 2019

“Dalam kondisi pelan, setelah itu malah sepedanya yang nabrak busnya, sedangkan bus sudah tidak bisa injak rem. Posisi bus ini malahan sudah banting setir ke arah kanan, kami upayakan menghindar ke kanan meski sudah tidak sempat,” terang warga asli Probolinggo ini.

Hingga saat ini, tim unit Laka Lantas Sumenep tengah memeriksa tiga orang diantaranya sopir bus, kondektur, dan kernet.

Sementara, pengendara sepeda motor Mutadi (58), warga Dusun Sumber Langon, Desa Sera Tenggah, Kecamatan Saronggi mengalami luka-luka. Yakni bagian kaki, lengan dan tangan.

BACA JUGA :  Penahanan Korban Pengeroyoan di Polsek Tlanakan, Marsuto Alfianto : Itu Cacat Secara Hukum

Diketahui, Mutadi membonceng seorang perempuan yang masih satu desa dengannya, atas nama Heriya (54) meninggal dunia di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Posisi Laka itu sepeda motor hendak belok kanan, sehingga dari jalur itu posisi bus dari arah utara sama-sama bingung, dan status sepeda motor berhenti di tengah jalan sehingga terjadi benturan dari sisi kiri bus angkutan umum itu dengan roda belakangnya terbanting ke arah depan,” ungkap Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Toni Irawan pada media. (Mp/al/)