Kartu Sampang Sehat Masih Rawan Dipolitisasi Aparat Desa

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost – Aktifis Kabupaten Sampang Madura Development Watch (MDW) dan Jaringan Kawal Jawa Timur sukses menggelar Talk Show yang bertajuk “Apa Kabar Kabupaten Sampang?” Yang bertempat di Aula PKPRI Jalan Trunojoyo, Rabu (16/12/2020).

Kegitan tersebut bertujuan untuk melihat sejauah mana pencapaian visi misi Bupati Sampang (Slamet Junaidi) dan Wakil Bupati (Abdullah Hidayat) dalam masa kepemimpinannya selama dua tahun.

Dalam acara tersebut hadir beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sampang, diantarannya adalah Plt Dinas Kesehatan Agus Mulyadi.

BACA JUGA :  Kecamatan Pegantenan Berikan Layanan Internet Gratis Untuk Siswa Belajar Daring

Dalam paparannya Agus mengatakan, banyak praktek makelar dalam pelayanan kesehatan di Sampang masih menjadi atensi utamanya. Menurutnya, minimnya pengetahuan dari masyarakat dikalangan bawah terhadap pelayanan kesehatan yang prima di rumah sakit umumnya masih menjadi pemicu terhadap berkeliarnya makelar atau calo.

“Mekelar adalah salah satu problem di rumah sakit, dan ini terjadi karena banyak ketidaktahuan masyarakat soal kartu BPJS. Dan untuk kartu BPJS kami proses pendekatan ke kades,” tuturnya, Rabu (16/12/2020).

BACA JUGA :  Peningkatan Sektor Pertanian Melalui Petani Inovatif Bersama Slamet Ariyadi

Sementara itu menanggapi hal tersebut, ditempat yang sama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setyawan tidak menampik adanya praktik kongkalingkong makelar dalam pelayanan tersebut. Menurutnya untuk menangkal praktik haram tersebut pemkab sudah menyiapkan tekhnologi berupa Sampang Smart Room (SSR). Pihaknya berharap dengan aplikasi SSR nantinya bisa mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  38 Kepala Desa di Sampang Resmi Dilantik Oleh Bupati Sampang

“Nanti kalau mau ke salah satu poli misalnya, warga bisa daftar lewat aplikasi dari rumah. Tidak ada makelar-makelar,” ucap Yuliadi.

Dirinya juga mengajak semua elemen masyarkat untuk turut ikut andil dalam pembangunan Kabupaten Sampang. Wawan sapaan akrabnya berharap apabila menemukan kendala yang disebebkan oleh aparatur desa dibawah untuk dilaporkan.

“Silahkan laporkan apabila menemukan hal yang menjadi kesulitan, kadang kendalanya masyarakat takut untuk melapor,” pungkasnya. (Mp/ron/kk)

  • Bagikan