Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Kapolsek Sokobanah Sampang Diduga Beri Keterangan Palsu Terkait Pengamanan Motor Bodong

Avatar
22
×

Kapolsek Sokobanah Sampang Diduga Beri Keterangan Palsu Terkait Pengamanan Motor Bodong

Sebarkan artikel ini
Hasil tangkapan layar Konfirmasi media dan klarifikasi polsek sokobanah sampang yang tidak sesuai (Foto : Istimewa/MaduraPost)

SAMPANG, MaduraPost – Kapolsek Sokobanah Iptu Ivan Danara Oktavian diduga plin plan dan terkesan berbohong saat memberikan keterangan terkait pengamanan motor bodong yang diamankan oleh anggota Polsek Sokobanah.

Hal tersebut diketahui saat memberikan klarifikasi disalah satu media online Jatimsatunews.com. Kapolsek Sokobanah telah membenarkan adanya pengamanan terhadap beberapa unit motor oleh oknum Polsek Sokobanah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pembangunan Pompa Air di Desa Muktesareh Sampang Mangkrak

“Kami tidak pernah meminta uang seperpun kepada warga yang kami amankan sepedanya,” kata Ivan dikutip dari media Jatimsatunews.com yang terbit pada, Selasa 4 April 2023.

Ivan juga membantah kalau pihaknya mengamankan 6 unit sepeda motor yang telah ditulis oleh media MaduraPost yang dimuat pada Senin (03/04/2023).  Menurut Ivan pihaknya hanya mengamankan 5 unit motor.

Baca Juga :  Bantuan Hibah Rukun Kematian di Sampang Digerojok Rp 428 Juta

“Jika kami dikatakan mengamankan 6 sepeda motor, itu tidak benar. Kami hanya mengamankan 5 sepeda motor,” kata Ivan pada klarifikasinya.

Akan tetapi pernyataan Kapolsek Sokobanah seolah membuat blunder dan ingin cari aman  dalam memberikan klarifikasi. Faktanya beberapa hari yang lalu saat dikonfirmasi jurnalis detikzone.net, Ivan menyangkal kalau telah mengamankan sepeda motor. Dirinya mengaku hanya mengamankan terduga pemilik senjata tajam (sajam) dan sudah dilimpahkan ke Polres.

Baca Juga :  Laskar Merah Putih Tuding Dinas PUPR Sampang Lindungi Proyek Bermasalah

“tidak ada motor yang diamankan,” tegas Kapolsek Sokobanah saat itu.

Sementara untuk pengamanan terduga pemilik senjata tajam (sajam) Ivan menyuruh wartawan untuk konfirmasi ke kasat reskrim.

“Sudah kami limpahkan ke kasat reskrim polres sampang, silahkan kordinasi dengan kasat reskrim ya,” cetus Ivan.