Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Jalan Kabupaten di Desa Tambaan Rusak Berlumpur, Warga Iri Lihat Infrastruktur Lain Bagus

Avatar
52
×

Jalan Kabupaten di Desa Tambaan Rusak Berlumpur, Warga Iri Lihat Infrastruktur Lain Bagus

Sebarkan artikel ini
MENGHAMBAT AKSES: Kondisi jalan poros kabupaten di Desa Tambaan, Camplong Sampang rusak parah dan berlumpur (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Salah satu jalan poros kabupaten di Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, rusak. Parahnya ketika msuim hujan, jalan tampak berubah jadi lumpur. Hal ini memicu polemik masyarakat, jika pemerintah daerah dinilai kurang peduli terhadap keberadaan jalan tersebut.

Salah satu warga setempat, Donny (40) mengatakan, jalan di wilayahnya itu sekian lama rusak karena kerap dilintasi dump truk. Apalagi di saat musim penghujan, membuat jalanan mirip kubangan kerbau.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  DPRD Sampang Gelar Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Raperda RAPBD Tahun 2023

“Kalau sudah hujan, enggak tahu lah bang bilangnya. Kayak yang abang lihat ini lah, udah berlubang, berlumpur lagi,” kata Donny, Minggu (28/11/2021).

Menurut Donny, selama belasan tahun itu ruas jalan tersebut tidak pernah ada perbaikan. Ia pun menyayangkan atas lambannya penanganan dari pihak Pemkab dan Dinas terkait.

“Jalan ini bukan cuma rusak, tapi menyiksa dan menyusahkan pengguna jalan. Kondisi tersebut sudah belasan tahun, tapi belum juga diperbaiki.,” sesalnya.

Baca Juga :  Polisi Buru Bandar Sabu Sokobanah yang Diduga Pemasok ke Daerah Bali

Donny mengaku, warga merasa iri melihat infrastruktur di daerah lain yang hampir setiap tahunnya selalu mendapat perhatian dari Pemerintah, namun tidak untuk pembangunan di wilayahnya.

Untuk itu, dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah tersebut, dirinya dan warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak diwilayahnya.

“Harapan kami segera ada perbaikan jalan hingga ke wilayah desa kami. Kami berhak merasakan licinnya aspal jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Wisuda Santri Al Arifin Tamberu Barat Sampang: Ilmu, Iman, dan Jalan Panjang Setelah Lulus