Scroll untuk baca artikel
Berita

Inspektorat Sumenep Petakan 4 Wilayah Kecamatan Sasaran Monev Pemdes

×

Inspektorat Sumenep Petakan 4 Wilayah Kecamatan Sasaran Monev Pemdes

Sebarkan artikel ini
LOKASI. Potret Kantor Inspektorat Sumenep yang berlokasi di Jalan Kamboja, Nomor 31, Gudang, Pajagalan, Kecamatan Kota. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membagi 4 wilayah kecamatan untuk dilakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemerintah Desa (Pemdes).

Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Sumenep, Asis Munandar mengatakan, bahwa pembagian wilayah tersebut demi mempercepat kegiatan monitoring ke Pemdes.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Sampel desa di setiap kecamatan antara 2, 3 atau 4 desa. Kemudian monitoring desa se-Kabupaten Sumenep yang dibagi 4 wilayah,” kata Asis dalam keterangannya, Minggu (23/6).

Baca Juga :  Mulanya Mau Berobat, Warga Sumenep Malah Dicabuli Dukun Pijat

Pihaknya mengungkapkan, Monev tersebut tidak dilakukan di semua desa, melainkan hanya beberapa desa yang ditentukan setiap tahunnya.

Di mana, masing-masig Irban kebagian 6 hingga 7 kecamatan untuk melakukan pemeriksaan di masing-masing desa.

“Karena keterbatasan waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk melakukan Monev ke seluruh desa di Sumenep. Sehingga untuk desa yang lain, dilakukan monitoring untuk tahun berikutnya,” katanya menjelaskan.

Baca Juga :  Disperkimhub Sumenep Alokasikan Rp200 Juta untuk Pemeliharaan PJU dan Lampu Hias

Setiap melakukan Monev, Inspektorat Sumenep mengundang seluruh desa yang dikumpulkan ke kantor kecamatan untuk diberikan penyuluhan.

“Setelah penyuluhan, langsung fokus ke monitoring desa yang sudah ditentukan,” ujar Asis.

Asis bilang, Monev tersebut dilakukan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa dan keuangan.

Di samping itu, Inspektorat Sumenep juga mendatangi instansi dan lembaga lain seperti sekolah dan Puskesmas.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, KPU Sumenep Kembalikan Mobil Dinas

“Hasil monitoring yang di Kecamatan Sapeken kemarin masih dalam proses penyusunan laporan oleh tim,” jelas dia memungkasi.***