Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Heboh…. Ruang Mesin Kantor Bupati Sampang Kebakaran

Avatar
×

Heboh…. Ruang Mesin Kantor Bupati Sampang Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman api di lokasi gedung genset kantor Bupati Sampang

SAMPANG, MaduraPost – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di kantor Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, dihebohkan dengan adanya kepulan asap yang muncul dari ruang mesin genset kantor Bupati Sampang. Rabu (22/09/2021).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.25 WIB, diduga akibat korsleting dari mesin genset yang bersebelahan dengan kantin Pemkab setempat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Serumpun Bambu di Tengah Sungai, Mengakibatkan Longsor di Desa Rombuh

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sedangkan kobaran api dapat segera diatasi oleh jajaran pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Sampang, sehingga api tidak sampai menjalar ke tempat lain.

Kabag Umum Pemkab Sampang, Muhammad Fadeli mengaku belum mengetahui pasti apa penyebab yang membuat mesin genset itu terbakar.

“Nanti tim teknis yang menentukan penyebab korsleting itu, soalnya dari kemarin-kemarinnya enak kok. Sudah ada teknisinya, itu produk mereka,” kata Fadeli saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga :  Ilmu dan Perjuangan yang Abadi, Syaikhona Kholil Kini Pahlawan Nasional

Saat disinggung soal kurangnya perawatan, dirinya membantah hal tersebut. Fadeli mengklaim jika pihaknya selalu melakukan perawatan secara rutin.

“Tiap bulan selalu dikroscek oleh yang memproduksi mesin genset tersebut, saat ini kondisi sudah aman dan terkendali,” tandas Fadeli.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, H Yuliadi Setiyawan saat dikonfirmasi melalui nomor selulernya terkait kebakaran tersebut belum ada tanggapan.

Baca Juga :  Korban Pengeroyokan di Desa Blaban Batumarmar Resmi Lapor Polisi

Hingga berita ini ditulis, tim teknisi masih melakukan perbaikan genset yang mengalami korsleting tersebut. sedangkan Seluruh petugas pemadam kebakaran sudah meninggalkan lokasi.