Forkopimcam Ketapang Sampang Gelar Giat Vaksinasi Masal

  • Bagikan
Antusis ! Ahmad Rosyidi, Warga yang Ikut Dalam Kegiatan Vaksinasi yang Diselenggarakan Oleh Forkopimcam Ketapang (Imron Muslim/MaduraPost)

SAMPANG, MaduraPost – Demi memberikan pelayanan mudah terhadap masyarakat yang hendak melakukan vaksin, Forkopimcam Ketapang mengadakan vaksinasi masal yang bertempat di Terminal Ketapang Desa Ketapang Daya, Kamis (08/07/2021).

Tak hanya mendirikan posko vaksin, Forkopimcam Ketapang yang bekerjasama dengan Puskesmas Ketapang dan Puskesmas Bunten Barat juga memberikan pelayanan swab antigen gratis kepada masyarakat dan pengendara motor yang melintas.

Sementara itu Kapolsek Ketapang, AKP Ahmad Rahmatullah Dwi Nugroho saat dimintai keterangan pasca giat tersebut mengatakan. Kegiatan vaksinasi masal yang diadakan oleh Forkopimcam Ketapang adalah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berupa vaksin. Pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga medis yang siap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang hendak vaksin.

BACA JUGA :  Kades Panaan Salurkan BLT-DD Tahap Lima, Tahap Akhir Segera Cair

“Jadi masyarakat atau pengendara yang ingin vaksin cukup mudah m, tidak usah datang ke Puskesmas,” tuturnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan berita hoak tentang vaksin yang belim di saring kebenarannya.

“Selama ini masyarakat takut untuk vaksin, karena diluar sana banyak beredar info yang tidak benar vaksin itu menyebabkan kematian. Jadi kami imbau masyarakat jangan percaya itu,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Polsek Torjun Salurkan Bantuan Sembako Kepada Keluarga Purnawirawan Polri di Sampang

Kegiatan vaksinasi tersebut disambut baik oleh masyarakat. Salah satunya adalah karyawan dari perusahaan swasta gadai emas, Ahmad Rosidi. Dirinya sangat terbantu dengan adanya gerai vaksin tersebut. Ia mengucapkan rasa terima kasih kepada Forkopimcam yang sudah memfasilitasi vaksinasi.

“Ini adalah salah satu bentuk iktiar kita bersama, semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semua bisa beraktifitas dengan normal,” kata Rosidi.

BACA JUGA :  Jangan Takut Divaksin, Dinkes Sumenep Jelaskan Hal Ini

Sementara itu, dari data yang diperoleh oleh media ini, terdapat 44 orang yang telah dilakukan vaksin. Dari 44 orang tersebut, 42 diantaranya vaksin dengan dosis pertama dan dua orang lainnya vaksin dengan dosis kedua.

  • Bagikan