close menu

Masuk


Tutup x

Dugaan Korupsi Rehabilitasi SDN Mambulu Barat I, Kasi Sarpras Disdik Sampang Pilih Irit Bicara

Penulis: | Editor:

SAMPANG, MaduraPost – Rehabilitasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mambulu Barat I Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pasalnya, rehabilitasi gedung sekolah tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan.
Hal tersebut dikatakan oleh warga setempat. Menurutnya pengerjaan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan anggaran 210.000.000 (dua ratus sepuluh juta rupiah) hanya dikerjakan bagian kecil saja.

BACA JUGA :  BNNK Sumenep Tahu Lokasi Gembong Bandar Narkoba, Dimana ?

“Liat saja bagian dindingnya hanya di poles saja dengan ganti cat,” katanya kepada MaduraPost.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang bisa melihat langsung proyek yang ada di Sekolah Dasar Negeri Mambulu Barat I tersebut.

“Ada yang janggal terkait rehab gedung sekolah tersebut. Dengan anggaran sebesar itu masak cuma dikerjakan bagian kecil saja,” imbuhnya.

“Saya minta semuq pihak bisa turun langsung ke lokasi untuk mengecek rehab tersebut,” katanya.

BACA JUGA :  Dua Kali Terlibat Kasus Pemerkosaan, Pria Asal Pulau Mandangin Sampang Belum Tersentuh Hukum

Sebelumnya saat dimintai keterangan, Kepala Sekolah SDN Mambulu Barat I H.Bulaman berdalih kalau pengerjaan rehabilitasi tersebut tidak sesuai dengan RAB. Dia mengatakan pihaknya sudah mengerjakan sesuai dengan aturan.

“Semua sudah sesuai dengan RAB kok mas,” kata Bulaman.

Bulaman mengatakan, pihaknya memasrahkan pengerjaan rehab gedung di sekolahnya tersebut kepada orang tua siswa.

BACA JUGA :  Warga Desa Bragung Dianiaya Hinga tewas saat sedang mengairi Air di sawah

“Saya pilih orang tua siswa yang kerja disana biar mereka tau sendiri,” ucap Bulaman.

Sementara itu Kepala seksi Sarana Prasana (Kasi Sarpras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Suraji saat dikonfirmasi lewat pesan whatsappnya (05/11/20) memilih irit bicara.

“Bentar mas saya cek dulu RABnya,” cetusnya.

Disinggung masalah dinding sekolah yang dipertanyakan dan diduga tidak sesuai spek, Suraji enggan berkomentar. (Mp/ron/kk)