DPP-PPP Menginstruksikan Jabatan Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Diganti H. Halili

Avatar
Sdr. H. Halili (kiri) dan Sdr. Fathor Rahman (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Setelah jadi pertanyaan publik, akhirnya mengenai rotasi 2,5 tahun untuk jabatan Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan periode 2019-2024 yang sebelumnya dijabat Sdr. Fathor Rahman diinstruksikan segera diganti oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu diketahui berdasarkan surat dari DPP-PPP yang ditandatangani oleh H. Suharso Monoarfa (Ketua Umum PPP) yang ditujukan kepada DPW-PPP Provinsi Jawa Timur tertanggal 22 Maret 2022 dengan Nomor Surat : 0765/IN/DPP/III/2022.

BACA JUGA :  Hengkang di Rapat Pleno, Bawaslu Tuding KPU Cacat Prosedur

Dalam surat tersebut diantaranya disebutkan, bahwa dalam rangka penyegaran dan regenerasi di DPRD Kabupaten Pamekasan, maka DPP-PPP merekomendasikan agar Sdr. H. Halili, S.Ag sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan dan Sdr. Fathor Rahman, S.Ag, M.Si sebagai Ketua F-PPP DPRD Kabupaten Pamekasan.

Menanggapi adanya surat instruksi tersebut, Raden Panji Ahmad (RPA) Wazirul Jihad selaku Ketua DPC-PPP Kabupaten Pamekasan di salah satu Media Online membenarkan adanya surat dari DPP-PPP itu dan beliau menyatakan, kalau pihaknya akan segera melakukan ta’aruf di tataran DPC-PPP Pamekasan.

BACA JUGA :  ONANI POLITIK, PILKADA ANTARA PESTA, SYUKURAN dan KIBUL-KIBUL

“Iya benar, jadi insya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan ta’aruf dengan pengurus yang lain untuk menindak lanjuti instruksi DPP tersebut,” Kata Ra Wazir (akrab disapa), Selasa (17/5) kemaren.

Namun saat dikonfirmasi melalui sambungan via WhatsAppnya oleh Wartawan Media ini, Ra Wazir hanya mengatakan “Siaaappp…surat DPP,” katanya singkat, Rabu (18/5/2022).

BACA JUGA :  Nyoblos di TPS 20, Incumbent Kades Guluk-guluk Sumenep Ajak Masyarakat Hormati Hasilnya 

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dan klarifikasi dari Sdr. Fathor Rahman (Ketua DPRD Pamekasan periode 2,5 tahun pertama) dan H. Halili, karena dihubungi melalui via WhatsAppnya belum ada respon dari keduanya (Sdr. Fathor Rahman dan H. Halili).