DPMD Sumenep Terbitkan Aplikasi SID Digdaya, Ini Fungsinya

  • Bagikan
WAWANCARA : Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, saat diwawancara MaduraPost beberapa waktu lalu. (MaduraPost /M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur, terbitkan layanan Sistem Informasi Desa Data Integrasi Desa Berdaya (SID Digdaya).

Aplikasi ini sudah diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui DPMD setempat pada bulan Oktober 2021.

Tujuan aplikasi tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) nomor 44 tahun 2021, berupa sistem informasi desa berbasis website.

Dimana, masing-masing desa akan memiliki sebuah sistem aplikasi berbasis website. Kepala DPMD Sumenep Moh. Ramli mengatakan, layanan SID Digdaya berfungsi untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar desa.

BACA JUGA :  Oknum BPD dan Perangkat Desa di Sumenep Masuk Tim Kampanye Pilbup 2020

“Masyarakat bisa mengakses informasi seputar desa, tidak usah ke kantor dan bahkan bisa di print dimana saja data-data yang diperlukan seputar informasi desa,” kata Ramli, Minggu (12/12).

SID Digdaya ini sudah terintegrasi dan terpadu. Setiap desa diharapkan terus memperbaharui (mengupdate) data desa, agar bisa terkoneksi kepada pihak-pihak terkait.

Selain itu, aplikasi SID Digdaya menjadi informasi terkait dengan program pelaksanaan dan program kegiatan desa.

BACA JUGA :  BKPSDM KABUPATEN PAMEKASAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Dimana, ada menu tentang publikasi dan pengelolaan keuangan, termasuk publikasi tentang kelembagaan dan potensi potensi-potensi desa.

Dalam layanan SID Digdaya ada tiga operator yang dioperasikan, diantaranya tentang pengelolaan keuangan desa, profil desa, dan pelayanan yang saling bersinergi.

Sebagai bagian dari inovasi yang diciptakan oleh Pemkab Sumenep melalui DPMD, desa-desa diharapkan mampu bersinergi.

BACA JUGA :  Disdik Sumenep Tekankan Semua Guru Selesai Divaksin

“Ini hukumnya wajib di tahun 2022 sudah tuntas semuanya,” kata Ramli menambahkan.

Hingg saat ini sudah ada 200 desa yang tergabung dalam layanan aplikasi SID Digdaya. Ramli berharap, tahun 2022 semua desa di Sumenep sudah memiliki layanan SID Digdaya.

Ramli berkeinginan, adanya layanan SID Digdaya dapat didukung oleh semua pihak khususnya masyarakat desa se Kabupaten Sumenep.

  • Bagikan