Scroll untuk baca artikel
Ekonomi dan Bisnis

Dosen UNIRA Latih Masyarakat Pamekasan Olah Limbah Kencing Ternak Jadi Pupuk Cair

Avatar
38
×

Dosen UNIRA Latih Masyarakat Pamekasan Olah Limbah Kencing Ternak Jadi Pupuk Cair

Sebarkan artikel ini
Tim pengabdian dosen UNIRA dan mahasiswa bersama warga saat berfoto bersama. (Anshori/MP)

PAMEKASAN, MaduraPost – Nurul Hidayati, dosen Universitas Madura (UNIRA), memberikan penyuluhan sekaligus pelatihan pembuatan pupuk organik cair (Biourine) dari limbah kencing ternak kepada masyarakat.

Tepatnya di Dusun Sumur Kandang, Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (14/09/2025).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat.

Baca Juga :  Pelapor DD T.a 2017 Desa Cekuk Tlanakan Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim

Tujuannya, agar warga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah ternak menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian UNIRA bersama seluruh anggota Kelompok Tani Jaya Abadi.

Moh. Syukkur, Ketua Kelompok Tani Jaya Abadi, menyampaikan apresiasi atas adanya pelatihan ini.

“Penyuluhan dan pelatihan ini sangat bermanfaat, menambah pengetahuan anggota kelompok tani Jaya Abadi serta masyarakat lainnya. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut melalui program-program lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Tukang Becak dan Pencari Rumput Urunan Berikan Uang untuk TPP ASN Pamekasan

Ia menambahkan, pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi petani setempat yang sebelumnya belum mengetahui bahwa limbah kencing ternak bisa diolah menjadi pupuk cair yang berguna bagi tanaman.

“Kami sangat terbantu, apalagi bahan pembuatan Biourine mudah didapat dan ekonomis,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, UNIRA berharap masyarakat dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah ternak.***

Baca Juga :  Breaking News : Ditemukan Mayat Laki-laki Tanpa Identitas di Teja Barat Pamekasan