SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita

Disdik Sumenep Komitmen Tingkatkan Kualitas Sekolah Jelang PPDB Tahun 2024

Avatar
×

Disdik Sumenep Komitmen Tingkatkan Kualitas Sekolah Jelang PPDB Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, saat ditemui MaduraPost di ruang kerjanya. (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong satuan pendidikan agar meningkatkan kualitasnya menjelang masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengimbau agar masyarakat dapat menyekolahkan putra putinya di sekolah negeri.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebab, persaingan antar satuan pendidikan pada masa PPDB tidak dapat dihindari. Terutama antara sekolah negeri dan swasta.

Menurutnya, semua satuan pendidikan sama-sama menargetkan jumlah peserta didik baru yang banyak.

Hanya, persaingan tersebut harus dilakukan dengan sehat. Yaitu dengan meningkatkan kualitasnya masing-masing.

Sebab itu, Disdik Sumenep mendorong agar sekolah negeri naungan instansinya, harus bisa lebih unggul dari pada yang lain.

Baca Juga :  Masuk PPKM Level 2, Penerbangan Perintis Bandara Trunojoyo Kelas III Sumenep Dibuka Kembali Hari Ini

“Wali murid biasanya melihat kegiatan yang gebyar. Makanya harus ada kegiatan ekstrakurikuler kuler yang diminati,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (15/5).

Menurutnya, upaya untuk menarik perhatian masyarakat harus dilakukan dengan maksimal. Terutama, di masa seperti sekarang, yang sebagian banyak sekolah sudah menerapkan kurikulum merdeka.

Dengan begitu, kata Agus lebih lanjut, kegiatan program pendidikan dapat disesuaikan dengan kearifan lokal.

“Itu bisa menjadi daya tarik kepada masyarakat. Kegitana di sekolah, bisa disesuaikan dengan bakat dan minat peserta didik,” tutur Agus.

Baca Juga :  Agen 46 Desa Pamoroh Berdekatan dan Terkesan Dimonopoli

Agus menjelaskan, saat ini penerapan kurikulum merdeka lebih mengarah pada penguatan karakter peserta didik.

Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bisa menggunakan konsep yang sangat kompleks.

“Jadi, tidak hanya berpaku pada kompetensi pendidikan formal saja. Di samping itu, bisa melaksanakan ekstrakerikuler sebagai daya tarik kepada masyarakat,” ujar Agus.

Disdik Sumenep menekankan agar pihak sekolah lebih kreatif dan inovatif dalam hal upaya mendorong optimalisasi program pendidikan menjadi lebih berkualitas di samping berbagai terobosan kebijakan pemerintah juga terus dioptimalkan.

Agus bilang, salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang mengarah pada upaya peningkatan kualitas pendidikan, yaitu berupa zonasi tempat tugas guru pegawai negeri sipil (PNS).

Baca Juga :  Semarak Bulan Ramadhan, DPC Tidar Pamekasan Gelar Lomba Festival Musik Religi

Kata Agus, wilayah tugas guru PNS sudah disesuaikan dengan daerah domisili masing-masing.

“Harapannya, hal tersebut bisa membuat para guru menjadi lebih aktif, disiplin dan maksimal dalam melaksanakan kegiatan pendidikan di sekolah,” katanya.

Selama ini, Disdik Sumenep terus berinovasi untuk menciptakan kebijakan yang berpihak kepada guru dan tenaga pendidik.

Semua itu, dilakukan untuk memenuhi hak mereka. Sehingga, dapat berdampak positif terhadap pelaksanaan program pendidikan.

“Disdik sumenep selalu berupaya memperbaiki pelayanan kepada guru dan tenaga pendidik,” tandasnya.***

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.