Dinsos Sumenep Kembali Realisasikan BPNT Dimasa Penerapan PPKM Darurat Covid-19

  • Bagikan
WAWANCARA : Moh. Iksan, Kepala Dinsos Sumenep, saat diwawancara media ini beberapa waktu lalu. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Dalam rangka membantu kesulitan masyarakat di masa pandemi Covid-19, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali realisasikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Apalagi saat ini sejumlah kota, utamanya Kabupaten Sumenep tengah menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19. Diharapkan, realisasi BPNT tersebut bisa lebih meringankan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Terpilih Secara Aklamasi, Ini Sosok Pemuda yang Pimpin KNPI Sumenep

Kepala Dinsos Sumenep, Moh. Iksan mengungkapkan, realisasi BPNT dilaksanakan per-tiga bulan. Yakni antara bulan Juli, Agustus, hingga September 2021 mendatang.

Pihaknya mengimbau, kepada semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bisa memanfaatkan bantuan itu di masa penerapan PPKM darurat Covid-19 yang berlangsung hingga tanggal 20 Juli mendatang.

“Bantuan sembako ini akan diberikan hingga bulan September. Untuk pencairannya yakni pada bulan Oktober,” jelas pria yang sekaligus pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep ini.

BACA JUGA :  Terpilih Sebagai Ketua Tanfidz IKBAS MPCI Poto'an Laok, Begini Komitmen Syaiful Jefri

Iksan memaparkan, bagi e-Warung harus selalu menerapkan 6T (tepat mutu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu, tepat harga, dan tepat sasaran) dalam memenuhi kebutuhan sembako KPM BPNT di Sumenep.

“Jangan berikan komoditas yang tidak layak konsumsi. Jika melanggar bisa-bisa izin operasionalnya dicabut,” tandasnya.

  • Bagikan