Dinsos Sumenep Akan Serahkan 42 Ekor Hewan Kurban

  • Bagikan
WAWANCARA : Moh. Iksan, Kepala Dinsos Sumenep, saat diwawancara media ini beberapa waktu lalu. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat akan menyerahkan hewan kurban hari ini, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB sore.

Secara simbolis penyerahan hewan kurban tersebut akan diberikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di halaman Masjid Jamik setempat.

“Karena ini pandemi, maka hanya akan diserahkan secara simbolis oleh pak bupati di Masjid Jamik, nanti sekitar pukul 3 sore,” ungkap Kepala Dinsos Sumenep, Moh. Iksan, saat dihubungi melalui sambungan selularnya, Senin (19/7).

BACA JUGA :  Mengembalikan Kejayaan Pulau Garam Madura, Begitu Kata Direktur Utama PT.Garam (Persero)

Pihaknya menjelaskan, bahwa hewan kurban yang akan diserahkan tahun ini berjumlah 42 ekor, diantaranya 17 ekor sapi, dan 25 ekor kambing.

“Diwakili saja kepada Masjid Jamik, untuk yang lainnya nanti dibawa sendiri ke masing-masing lembaga. Terkumpul 17 sapi dan 25 kambing,” jelasnya.

Secara teknis Iksan menerangkan, untuk sasaran penyerahan hewan kurban telah dibentuk tim yang bertugas mendata lembaga atau masjid yang akan dijadikan penerima.

BACA JUGA :  Bupati Sumenep Imbau Para Perantau Tak Dulu Mudik

“Sasarannya ada pondok pesantren, masjid, dan lembaga-lembaga yang sudah tercatat oleh tim,” ungkapnya.

Sementara untuk pembagian hewan kurban sendiri, pihaknya mengaku belum ada anggaran sama sekali dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep.

“Tahun ini tidak anggarannya untuk kita, jadi kita benar-benar bekerja keras, kita rawat, tanpa anggaran dari APBD,” ujarnya.

BACA JUGA :  Silaturrahmi Kapolres Sumenep, Jurnalis : Tulisan Menggelitik Memang Perlu Dilakukan

Meski begitu pihaknya mengungkapkan, jika ldul Adha tahun lalu segala aktivitas pembagian hewan kurban memiliki anggaran masing-masing, baik dari penyembelihan, penyaluran, dan yang lainnya.

“Berbeda dengan tahun kemarin, semua ada anggarannya, dari penyembelihan, penyaluran dan sebagainya. Kalau tahun ini benar-benar nol persen, tapi karena ini memang tanggung jawab rutin Dinsos, maka tetap kami laksanakan,” pungkasnya.

  • Bagikan