Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Diduga Rebutan Cowok, Dua Cewek Pamekasan Berselisih di Pinggir Jalan

Avatar
63
×

Diduga Rebutan Cowok, Dua Cewek Pamekasan Berselisih di Pinggir Jalan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Dua perempuan di pinggir jalan raya di Pamekasan berkelahi diduga akibat rebutan cowok. (DOK) 

PAMEKASAN, MaduraPost – Sebuah peristiwa perkelahian antara dua perempuan di pinggir jalan raya di Pamekasan, Madura, Senin (1/4/2024), menghebohkan media sosial.

Peristiwa itu diduga terjadi karena perselisihan terkait perebutan seorang pria. Cuplikan video yang diunggah oleh akun @Maduratrending menunjukkan kedua perempuan terlibat dalam adu mulut yang kemudian berujung pada saling menjambak dan memukuli satu sama lain.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kejadian tersebut terjadi di tengah suasana Ramadhan, saat malam hari ketika kota Pamekasan mulai sepi. Diduga, kedua perempuan itu dalam kondisi mabuk ketika terlibat dalam perkelahian tersebut.

Baca Juga :  Indehoi di Tempat Kost, Sepasang Kekasih Diciduk Tim Gabungan Forkopimka Pademawu

Tidak lama setelah perkelahian dimulai, sejumlah pria yang kebetulan melintas di lokasi berusaha melerai kedua perempuan tersebut.

Meski sudah ada upaya untuk menghentikan perkelahian tersebut, keduanya tetap tampak tersulut emosi.

Belum ada informasi pasti mengenai penyebab perselisihan antara kedua perempuan tersebut, namun informasi sementara menunjukkan bahwa perebutan seorang pria diduga menjadi pemicu konflik tersebut.

Baca Juga :  Didemo Soal Dana TPP, Bupati Mas Tamam Raib

Peristiwa perkelahian tersebut memancing beragam komentar dari netizen. Salah satu komentar menyoroti fenomena persaingan antara perempuan dalam hal merebut perhatian seorang pria.

Komentar tersebut mencerminkan pandangan bahwa perselisihan semacam ini sering terjadi, terutama dalam konteks musim panas atau saat liburan.

Komunitas online juga bereaksi dengan beragam komentar, mengekspresikan perasaan ingin ikut campur atau mengecam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lantai Tiga di Lagoa Terusan Terbakar

Beberapa mengungkapkan rasa ingin menghentikan perkelahian semacam itu, sementara yang lain hanya menyaksikan dan memberikan komentar tanpa tindakan konkret.

Peristiwa perkelahian antara dua perempuan di Pamekasan, Madura, menyoroti kompleksitas interaksi sosial di era digital saat ini.

Meskipun masih banyak yang perlu diungkap mengenai akar penyebab konflik, peristiwa ini menunjukkan pentingnya penanganan konflik dan edukasi mengenai pengendalian emosi dalam masyarakat.***