Detik-Detik Penumpang KMP Sabuk Nusantara 91 Sempat Panik dan Histeris

Avatar
EVAKUASI. Sejumlah penumpang saat dilakukan evakuasi oleh perahu motor milik nelayan setempat ke daratan Pulau Sapeken. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Kandasnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sabuk Nusantara 91 akibat menghantam karang, membuat 434 penumpang sempat panik dan histeris. Kamis, 5 Mei 2022.

Ratusan penumpang itu panik dan histeris lantaran telah mendengar dentuman dari badan kapal dengan keras. Sontak membuat para penumpang berebut keluar dari kapal untuk menyelamatkan diri.

KMP Sabuk Nusantara 91 Kandas di perairan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 12.15 WIB. Kapal ini memiliki rute dari Pulau Sapeken melewati Pulau Kangean dan berlabuh di Pelabuhan Kalianget.

Diketahui, KMP Sabuk Nusantara 91 mengangkut ratusan penumpang yang dalam perjalanan arus balik lebaran Idulfitri 1443 H. Sayangnya, cuaca yang kurang mendukung dan menyebabkan kapal ini harus kandas akibat pasang surut air laut hingga menabrak karang.

BACA JUGA :  Kepala Desa Jadi Supplier, Pemerintah Desa Kadur Diduga Monopoli Program BPNT

Detik-detik kepanikan para penumpang KMP Sabuk Nusantara 91 itu terjadi saat tidak ada perintah dari anak buah kapal (ABK) untuk keluar dari kapal.

Akibatnya, para penumpang langsung berebut keluar dari pintu utama karena kondisi kapal yang mengeluarkan suara gemuruh setelah menabrak karang.

Para penumpang terutama perempuan sontak menjerit ketakutan lantaran khawatir kapal tenggelam. Melihat kepanikan itu, ABK langsung sigap menenangkan penumpang.

“Tadi semua penumpang panik. Saya sendiri langsung keluar kapal dan melihat kondisi kapal,” kata salah satu penumpang, Hasanuddin, saat dikonfirmasi sejumlah media melalui sambungan selularnya, Kamis (5/5).

Menurut yang ia tahu, kandasnya KMP Sabuk Nusantara 91 tidak hanya akibat menabrak karang, namun juga karena kondisi cuaca yang mengakibatkan air laut surut.

BACA JUGA :  Berawal Dari Perselingkuhan, Kakak Laki Laki Nikahi Saudara Kandungnya

Pihaknya juga mengaku, bahwa sebagian penumpang berhasil dievakuasi dan adapula yang dijemput kelurganya.

Sementara pihak Syahbandar Kalianget juga diketahui mengerahkan kapal perahu agar bisa mengevakuasi penumpang.

“Air semakin mengering, kita khawatir kapalnya nanti miring. Untung di waktu kejadian, ada dari petugas Syahbandar yang ikut mengevakuasi bersama warga nelayan yang ikut membantu,” kata dia menerangkan.

Disamping itu, Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya melalui Kasubbag Humas AKP Widiarti menerangkan, kronologi kejadian bermula saat kapal hendak berlayar menuju Pelabuhan Kalianget, Kamis siang.

“Setelah perjalanan sekitar 30 menit, KMP Sabuk Nusantara 91 terlalu melambung sehingga terdengar ledakan keras di lambung kapal, dan ternyata kapal kandas menabrak karang,” kata Widiarti mengungkapkan.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS: Warga Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di Birat Barat Ketapang

KMP Sabuk Nusantara 91 di Nakhodai oleh Kapten Kuseno dengan membawa ABK sebanyak 22 orang. Saat insiden terjadi, para ABK telah berusaha memundurkan badan kapal agar terlepas dari karang Teluk Sapatako, Pulau Sapeken.

Sayangnya, usaha yang dilakukan beberapa kali oleh Nakhoda dan ABK tidak membuahkan hasil, ditambah air laut mulai surut.

Saat ini para penumpang kapal yang berhasil dievakuasi kembali ke Pulau Sapeken sebanyak 384 orang.

Sedangkan 50 orang bertahan di dalam kapal sambil menunggu air laut pasang untuk melanjutkan perjalanan. Untung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.