Umum  

Demo Penundaan Pilkades Kembali Mencuat di Sampang, Mungkinkah Terjadi ?

Avatar
Ilustrasi

SAMPANG, MaduraPost – Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu (AMSB) akan melakukan aksi besar-besaran untuk menolak penundaan Pilkades serentak 2025,

Menurut informasi, Aksi demo ke kantor Bupati Sampang yang melibatkan sejumlah tokoh dari setiap desa di Sampang tersebut akan digelar pada akhir bulan Juni.

Hal tersebut disampaikan Hasib, yang nantinya akan menjadi Korlap dalam aksi tersebut. Namun Hasib belum bisa memastikan kapan akan digelarnya aksi tersebut.

“Aksi ini akan lebih besar dari demo yang sebelumnya, namun untuk tanggal belum bisa menentukan sekitar pertengahan bulan atau akhir bulan,” ujarnya, Senin (05/06/2022).

BACA JUGA :  Sinergitas Jurnalis Sumenep, Graha Pers Supel Rangkul Ratusan Media

Menurut Hasib, AMSB menolak Penundaan Pilkades 2025, karena sudah mencederai demokrasi dan mengingkari konstitusi yang seyogyanya merupakan pesta rakyat untuk menyuarakan hak konstitusinya.

“Kami akan meminta Bupati supaya secepatnya melaksanakan pemilihan serentak di 111 Desa  sekarang di isi PJ, Carut Marutnya Desa selama 6 bulan di pegang PJ Kades, dari Pelayanan Publik, PJ jarang di Balai Desa,” Terangnya.

BACA JUGA :  21 Personil Satreskoba Polres Sumenep di Tes Urine

Lebih lanjut Hasib menjelaskan bahwa selama 6 bulan, 111 desa yang dijabat oleh PJ, bukan menjadikan desa semakin maju, justru sering menimbulkan konflik.

Hal Senada juga disampaikan M Sali yang juga akan menjadi Korlap dalam rencana aksi tersebut. Bahwa menurutnya, Kondisi Desa selama dijabat oleh PJ menjadi amburadul.

“Masyarakat tidak puas dengan kinerja Pj, makanya Bupati harus tanggung jawab,” Kata M.Sali.

Sebagaimana diketahui, Bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang sudah menetapkan pelaksanaan Pilkades serentak akan digelar pada tahun 2025.

BACA JUGA :  KJP Minta Diskominfo Pamekasan Tertibkan Oknum Berkedok Wartawan

Sejak munculnya wacana tersebut, sejumlah kalangan dan aktivis menolak rencana tersebut, namun Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi tetap memutuskan Pilkades serentak akan digelar pada tahun 2025.

Isu demo selalu Mencuak di Kabupaten Sampang untuk menolak penundaan Pilkades tahun 2025, namun semuanya kandas dan hanya menjadi isu yang tidak terealisasi.

Kali ini, rencana aksi akan dilakukan oleh AMSB, Mungkinkan ini akan terjadi, atau juga hanya menjadi isu yang tidak terealisasi ????