Daftar Nama dan Alamat Lengkap Palaku Pencuri Kotak Amal di Pamekasan

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Kepolisian Resort Pamekasan merilis sepuluh tersangka pencuri kotak amal di sejumlah tempat ibadah masjid dan musala di Pamekasan. Komplotan pelaku ini ternyata masih remaja dan anak-anak. Masing-masing adalah;

  1. Riski Maulana (15), warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan
  2. Mohammad Ismail (18), warga Desa Bettet, Kecamatan Kota Pamekasan
  3. Samsul Bahri (19), warga Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan
  4. Royhan Fitra (19), warga Desa Rombuh, Kecamatan Palengaan
  5. Frengki Dikki (17), warga Desa Samatan, Kecamatan Proppo
  6. Angga Febriansah (17), warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan
  7. Nofalul Khoirul (21), warga Desa Kadur, Kecamatan Kadur
  8. Mohammad Dafir (20), warga Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan
  9. Dani (17), warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan
  10. Ach Idris (20), warga Desa Rombuh, Kecamatan Palengaan
BACA JUGA :  Kepala Desa Palesanggar Mengaku Tidak Tahu Terkait Realisasi Proyek Pokmas di Dusun Kamoning

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar mengatakan, sedikitnya ada 20 masjid dan musala yang jadi sasaran aksi pencurian. Tempat ibadah ini menyebar luas di sejumlah wilayah Pamekasan, mulai dari selatan hingga wilayah bagian utara.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi di antaranya, kendaraan sepada motor dan mobil, kotak amal, uang koin dan uang kertas, sound system, senjata tajam berupa celurit, kipas angin, dan sejumlah perkakas tukang seperti gerenda, obeng, dan palu.

BACA JUGA :  Diduga Peras Pemborong Proyek, Dua Oknum LSM di Sampang Terancam 9 Tahun Bui

“Rekaman video pencurian kotak amal yang sempat viral di sosial media jadi bahan bukti kasus. Sebab pasca peristiwa, banyak sejumlah tokoh melakukan pelaporan dan mengaku sebagai korban,” kata AKBP Apip Ginanjar.

Dalam pengungkapan kasus ini, semula polisi mengidentifikasi rekaman aksi pencurian hingga muncul tersangka pertama atas nama Frengki Dekki. Setelah diselidiki lebih lanjut, warga Desa Samatan, Kecamatan Proppo tersebut akhirnya menyebut satu persatu tersangka lain yang ikut terlibat.

BACA JUGA :  Aksi Sosial FIFGROUP Pamekasan Bekerjasama Dengan PMI Gelar Donor Darah

“Pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4, 5 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” ujarnya.

(mp/fat/rus)

  • Bagikan