Berbekal Pistol, Perempuan Berstatus PPK di Sumenep Diculik Mantan Kekasihnya

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Sugiyanto (38), warga desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kaget bukan kepalang. Di pagi hari dirinya mendapat kabar istrinya telah hilang diculik orang.

Hati anak cucu Adam mana yang tak remuk saat mengetahui dirinya kemalingan. Terlebih lagi yang dicuri bukan barang bukan uang, melainkan sebuah perhiasan berupa sesosok perempuan.

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, 5 Desember 2020 sekitar pukul 09.00 WIB kemarin. Saat sedang asyik di rumahnya, Sugiyanto didatangi Ali Armadi, Ali Wafa dan Muslimu serta Masuri seorang petugas PPK Kecamatan setempat.

BACA JUGA :  Laka Maut, Dua Warga Sumenep Meninggal di TKP

Ke empat pria teman istrinya itu memberitahukan jika Nur Imama (30), secara tiba-tiba didatangi Atwari (40), ke tempat kerjanya, yakni Kantor PPK Kecamatan setempat.

Disana, dengan berbekal satu buah pistol, Atwari mengancam ke setiap orang yang ada di kantor PPK. Kemudian menarik tangan Nur Imama dan memasukkannya ke dalam mobil Avanza. Kemudian, Atwari membawa kabur Istri Sugiyanto tersebut.

BACA JUGA :  LSM JCW Laporkan Pelaksana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni 2017 ke Polres Sumenep

Disisi lain, bersama kerabat dan teman-teman istrinya dan pihak kepolisian, Sugiyanto melakukan pencarian. Dimana, sekitar pukul 10:00 WIB. Mobil yang digunakan oleh telapor untuk menculik korban diketahui keberadaannya dan berhasil dihentikan oleh saudara Lamri.

Yakni dengan cara menghadang di jalan PUD Desa Dapenda, kemudian korban Nur Imama diturunkan di jalan tersebut.

Dalam rilisnya, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menerangkan, Nur Imama merupakan anggota panitia pemilihan Kecamatan (PPK) Batang-Batang.

“Usai menurunkan korban, Atwari lari meninggalkan Nur Imama dan Lamri ke arah timur dengan mengemudikan mobil tersebut, selanjutnya korban dibawa ke Mapolsek Batang-Batang,” terangnya dalam rili Polres setempat, Senin (7/12).

BACA JUGA :  BREAKING NEWS, Pemilik Akun Facebook "Angin Api" Kini Ditahan Kejaksaan Bàngkalan Akibat Hate Speech

Menurut Widiarti, terlapor yaitu Atwari sakit hati terhadap korban Nur Imama. Sebab, sebelumnya antara korban dan terlapor sempat menjalin hubungan asmara.

Bahkan lanjut Widiarti, terlapor sempat mengajak korban untuk menikah, namun Nur Imama menolaknya.

“Korban tidak mau, dan memilih rujuk kembali dengan mantan suaminya, Sugiyanto itu,” tukasnya. (Mp/al/kk)

  • Bagikan