Scroll untuk baca artikel
Headline

Bakal Digelar PSU, KPU Tindaklanjuti Kasus Warga Coblos Ganda di Pilkada Sumenep 2024

Avatar
31
×

Bakal Digelar PSU, KPU Tindaklanjuti Kasus Warga Coblos Ganda di Pilkada Sumenep 2024

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS. Potret jumpa pers KPU Sumenep bersama awak media menindaklanjuti laporan seorang warga yang diduga melakukan pencoblosan lebih dari satu kali di TPS 004 Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk. (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – KPU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadwalkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 004 Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Sumenep, menyusul adanya laporan terkait seorang warga yang diduga melakukan pencoblosan lebih dari satu kali di TPS tersebut.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Ada Apa dengan Penanganan Kasus Narkoba di Sumenep, Polisi Takut Tangkap Bandar Riyanto?

KPU Sumenep juga telah mendalami kasus tersebut dengan memanggil Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta pihak terkait di TPS 004 untuk memberikan klarifikasi.

“Kami segera mengadakan rapat pleno untuk menindaklanjuti rekomendasi ini, dan hasilnya akan diumumkan secepatnya,” kata Ketua KPU Sumenep, Nurus Syamsi, dalam konferensi pers bersama awak media, Kamis (28/11) sore.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polda Jatim Mengungkap Kasus Ujaran Kebencian Akun Facebook Suteki

Meskipun ada insiden semacam ini, Syamsi menegaskan, bahwa pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Sumenep secara umum berlangsung dengan baik dan lancar di tengah masyarakat.

“Pilkada kali ini berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi. Alhamdulillah, seluruhnya dapat diatasi dengan baik berkat kerja keras teman-teman di lapangan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi Pilkada yang akan diumumkan melalui proses rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Massal Selama 12 Bulan di Sumenep

“Rekapitulasi pleno terbuka akan dilakukan pada 30 November di masing-masing kecamatan,” ujar Syamsi.***