Scroll untuk baca artikel
Daerah

Anggota Koramil 0828/07 Ketapang, Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Bersama Masyarakat

×

Anggota Koramil 0828/07 Ketapang, Gotong Royong Bangun Jembatan Bambu Bersama Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Anggota Koramil 0828/07 Ketapang ikut andil bergotong royong bersama masyarakat membangun Jembatan Bambu penghubung desa Bunten Timur dengan Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Ahad (5/1/2020).

Hadir dalam kegiatan gotong royong diantaranya, Pj. Kades Bunten Timur Sunarto, Anggota Koramil sekitar lima orang Dpp.Pelda Suparman Slk. Bati Tuud Ramil 07/Ketapang, Ketua Humas Karang Taruna Bunten Timur Hadi Mustofa dan Masyarakat dua Desa Bunten Timur dengan Desa Pancor.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kiai Washil dan Kiai Widadi Pimpin PCNU Sumenep di Periode Mendatang

Pj. Danramil Ketapang Letnan M. Marlan mengatakan, Akses jalan tersebut, merupakan kebutuhan masyarakat setempat dikarenakan cukup jauh untuk bisa sampai ke Desa yang berbatasan.sehingga masyarakat berinisiatif membangun jembatan dari Bambu diantara dua Desa tersebut sepakat untuk dijadikan jalan penghubung,supaya ada perhatian dari pemerintah daerah untuk dibangun rabat beton.

“Kegiatan bergotong royong ini sangat antusias diikuti masyarakat diantara dua Desa tersebut karena bertujuan untuk memudahkan kepentingan bersama,” tuturnya.

Baca Juga :  Pertokoan di Ganding Sumenep Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

lanjut, Marlan, membantu masyarakat ini suatu keharusan guna meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat yang mana TNI lahir dari Rakyat.ungkapnya.

“Kewilayahan (teritorial) sebagai ujung tombak yakni, Babinsa yg mana segala bentuk permasalahan di Desa tentu para Babinsa mengetahui dan memahami maka dari itu, Para Babinsa Ramil 07/Ketapang sangat antusias dalam upaya membantu membangun Jembatan Bambu guna mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya,” Pungkasnya. (mp/man/rul)

Baca Juga :  Dioperasikan April, RSUD Ketapang Butuh 145 Petugas Medis