Anggaran 2 Miliar untuk KONI, Disbudporapar Sumenep Komitmen Berikan Reward Untuk Atlet Berprestasi

  • Bagikan
WAWANCARA : Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, saat diwawancara MaduraPost di ruang kerjanya baru-baru ini. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Anggaran Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun 2022 sebesar Rp 2 miliar.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, aggaran persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 sebesar Rp 1 miliar.

Sisanya, anggaran Rp 1 miliar untuk pemberangkatan. Iksan mengaku, telah berkoordinasi dengan KONI Sumenep.

“Saya mengatakan kepada KONI Sumenep bahwa dulu pada tahun 2019 pernah menjadi Komandan Atlet,” kata Iksan saat diwawancara MaduraPost di ruang kerjanya, Kamis (6/1).

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan KORMI, Ketua DPRD Surabaya Ajak Milenial Cintai Olahraga Tradisional

Saat itu, kata Iksan, pelakasanaan Porprov dianggarkan Rp 650 juta. Sementara perolehan medalinya, yaitu 1 perak dan 9 perunggu.

“Dengan anggaran segitu sudah dapat membawa medali. Sekarang anggaran Rp 2 miliar, semuanya saya serahkan ke KONI Sumenep, saya ingin tahu progresnya seperti apa,” kata Iksan menegaskan.

Dalam waktu dekat ini pihaknya berencana akan mengundang secara resmi pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan KONI Sumenep. Tujuannya untuk membenahi dan memajukan para atlet di bidang olahraga.

“Saya bilang ke KONI, ayo bisa narget berapa,” kata dia lebih lanjut.

BACA JUGA :  Buron Selama Dua Tahun, Polres Sampang Bekuk DPO Pengedar Narkoba Asal Sokobanah

Pihaknya berkomitmen, selama dia memimpin Disbudporapar Sumenep ke depan, bagi atlet yang berprestasi dan juara dalam perlombaan apapun akan mendapatkan penghargaan.

“Jadi setiap atlet yang mendapatkan juara, akan mendapatkan apresiasi sesuai dengan tingkat kejuaraannya,” kata dia mengungkapkan.

Hitungannya, per enam bulan sekali akan ada reward kepada atlet berprestasi atau yang juara. Mulai dari tingkat regional hingga nasional.

“Siapa saja atlet yang juara, dari bulan Januari hingga Juni 2022 akan kami hitung nanti,” kata mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep ini.

BACA JUGA :  Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Disisi lain, Iksan mengakui, dari tahun-tahun sebelumnya, National Paralympic Committee (NPCI) alias atlet khusus penyandang disabilitas belum bergerak alias tidak aktif.

Pihaknya berjanji, tahun ini akan segera mengaktifkan kembali dan lebih inten mengakomodir para atlet istimewa tersebut.

“NPCI sudah disiapkan sudah kami siapkan, sesuai dengan intruksi Bupati. NPCI ini tidak sama dengan KONI, makanya Bapak Bupati bilang kalau ada anggaran nanti bisa didahului menggunakan perubahan,” kata Iksan diakhir wawancara.

  • Bagikan