Aliyadi Mustofa Gelar Reses II Sekaligus Berikan Santunan Pada Anak Yatim dan Kaum Duafa

  • Bagikan
Komisi B DPRD Provinsi Jatim,  Berbagi kebahagian, santunan anak yatim, Lansia, Kaum Duafa.

SAMPANG, MaduraPost – Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim Aliyadi Mustofa gelar Reses II tahun anggaran 2021 sekaligus berikan santunan pada ratusan anak yatim dan berbagi sembako dan uang ke kaum duafa. Acara tersebut bertempat di kediamannya Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh ulama, tokoh masyarakat, ratusan anak yatim Lansia dan kau duafa dari dua Kecamatan diantaranya, Kecamatan Ketapang dan Sokobanah sejumlah Desa yakni, Warga Karang Anyar, Pangereman, Pancor, Tobai Barat dan Tobai Tengah.

BACA JUGA :  Kenaikan Iuran BPJS Batal, Anggota DPRD Sumenep Respon Positif Keputusan MA

Kegiatan itu digelar bersamaan dengan reses II tahun anggaran 2021. Para anak yatim dan kaum duafa menyampaikan terima kasih atas konsistensi dan kepedulian kepada DPRD Jatim terhadap sesama.

Aliyadi Mustofa selaku Komisi B DPRD Jatim mengatakan, dalam kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa merupakan kegiatan rutin setiap tahun, namun bersmaan dengan reses II tahunan anggaran 2021, hingga mengumpulkan ratusan anak yatim, lansia dan kaum duafa untuk sekedar berbagi kebahagian kepada sesama di bulan ramadhan

“Alhamdulillah banyak sekali yang datang, karena acara utama adalah santunan anak yatim, lansia dan para kaum duafa, sebagai manusia sudah sepantasnya peduli terhadap sesama. Apalagi, para anak yatim dan kaum duafa memang membutuhkan uluran tangan untuk meringankan beban ekonominya,” katanya, kamis (06/05/2021).

BACA JUGA :  Kominfo Sumenep Benarkan Tambahan 1 Pasien Terkonfirmasi Covid-19

Menurut Aliyadi Politisi PKB, di samping itu kewajiban melaksanakan reses II DPRD Provinsi Jatim yang mana setiap anggota DPRD itu mempunyai kewajiban empat bulan sekali turun Davil ketemu masyarakat untuk menyerap aspirasi masayarakat dan mendengarkan keluhan mereka, apa yang bisa diperjuangkan melalui bantuan pemerintah provinsi Jawa Timur, itu salah satu fungsi utama reses tersebut.

BACA JUGA :  Dispora Tidak Pegang Arsip DPA Kegiatan Jambore, Bukti Bobroknya Pemerintahan Berbaur

“Saya mendengarkan kebutuhan mendesak yang dipriotaskan, hingga bisa dibantu oleh pemerintah Provisi Jawa Timur. sehingga bisa membantu mereka. Apalagi, sejak pandemi Covid-19 ini perekonomian masyarakat melemah. Kondisi tersebut juga berdampak terhadap masyarakat kecil,” jelasnya.

“Harapan saya kedepan apa yang dilakukan ini semakin bisa maksimal untuk bisa berbagi kebahagian kepada mereka, namun harus ditingkatkan dan kesadaran tinggi, walaupun sedikit yang penting ada manfaatnya bagi mereka,” pungkasnya

  • Bagikan