Scroll untuk baca artikel
DaerahKesehatan

Anggaran Per Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumenep Menuai Tanda Tanya

25
×

Anggaran Per Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Sumenep Menuai Tanda Tanya

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tercatat capai 95 miliar lebih.

Anggaran dana penanganan dan pencegahan covid-19 oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dana tersebut nantinya akan dikelola oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Kita (Pemerintah Kabupaten Sumenep, red) tidak main-main melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Itu dilakukan supaya tetap zona hijau,” ungkap Ketua DPRD Sumenep, KH. Abd. Hamid Ali Munir, Rabu (22/4/2020) lalu.

Baca Juga :  Call Center 112 Sumenep, Layanan Aduan Inovatif dengan Fitur Unggulan

Sementara itu, empat pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Sumenep hingga kini masih menjalankan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Terkait anggaran per pasien positif covid-19, Humas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Arman Endika, mengatakan bahwa belum bisa mendefinisikan berapa anggaran perorangannya.

“Yang jelas kami tidak bisa melihat anggaran perorangan. Iya kalau Orang Tanpa Gejala (OTG), kalau tidak ?, dalam ilmu medis itu nggak bisa disama ratakan, tergantung dari masing-masing orang,” katanya, Selasa (12/5).

Baca Juga :  Simpan Narkoba di Mulutnya, Ainur Rahman Ditangkap Satreskoba Polres Sumenep

Dia menerangkan, apabila anggaran penanganan covid-19 itu menyesuaikan dari kondisi yang ada. Meski begitu, pihaknya tidak menjelaskan secara merinci.

“Jadi untuk anggaran kita menyesuaikan, ya untuk ruang isolasi beda, Alat Pelindung Diri (APD) juga beda, jadi nggak sama. Tentunya memang ada perbedaan dari mereka yang positif dan tidak. Tentu dalam hal pelayanan dan anggarannya,” pungkasnya. (mp/al/rul)

Baca Juga :  Soal UN Tahun ini Tidak Ada, Disdik Sumenep Kembalikan Pada Sekolah