Scroll untuk baca artikel
DaerahHukum & Kriminal

Proyek Plengsengan di Desa Tampojung Tinggina Diduga Jadi Lahan Korupsi Berjamaah, Kini Dapat Sorotan LSM LIBAS88

×

Proyek Plengsengan di Desa Tampojung Tinggina Diduga Jadi Lahan Korupsi Berjamaah, Kini Dapat Sorotan LSM LIBAS88

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Proyek Plengsengan yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Tampojung Tinggina, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan mendapat sorotan dari Masyarakat dan LSM, Pasalnya proyek yang dibangun pada tahun 2019 kini sudah ambruk, diduga dalam pekerjaan proyek tersebut hanya dijadikan ajang korupsi oleh pihak kepala desa (Kades), Rabu (18/03/2020)

Baca Juga :  Peduli Terhadap Sesama, Alumni SMA Negeri 4 Pamekasan 2006 Bagikan Sembako Pada Masyarakat Terdampak Covid-19

Pantauan MaduraPost dilokasi proyek plengsengan yang berada di Dusun Durbugan 2, Desa Tampojung Tinggina kini sudah terlihat roboh

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Hasil dari pantauan, proyek plengsengan yang saat ini sudah hancur diduga disebabkan karena kwalitas yang jelek dan dibangun asal jadi, sehingga belum satu tahun proyek tersebut sudah roboh dan tidak berbentuk

Sementara Menurut Agus Purnomo Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM -LIBAS88), dia menduga dalam pembangunan proyek tersebut hanya dijadikan ajang korupsi oleh pihak kepala desa

Baca Juga :  Breaking News : Supir Dan Kernit Truk Menjadi Korban Pembacokan di Pamekasan

“Proyek DD dengan anggaran dana 90.918.00 itu sepertinya memang ada dugaan konspirasi jahat dari pihak kepala desa dan ada indikasi korupsi berjamaah, sehingga kwalitas pekerjaannya sangat jelek.”tuturnya

Pekerjaan seperti itu memang sangat merugikan masyarakat dan perlu ditindak lanjuti

“Kami masih akan melakukan kajian ulang terkait persoalan tersebut, kalau memang terbukti ada indikasi korupsi maka kami akan laporkan.”pungkasnya.(mp/mas/liq/rus)

Baca Juga :  Polsek Sreseh Giat Pengembangan Leadership Kepada Siswa SMPN 1 Sreseh