Proyek Plengsengan di Desa Tampojung Tinggina Diduga Jadi Lahan Korupsi Berjamaah, Kini Dapat Sorotan LSM LIBAS88

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Proyek Plengsengan yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Tampojung Tinggina, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan mendapat sorotan dari Masyarakat dan LSM, Pasalnya proyek yang dibangun pada tahun 2019 kini sudah ambruk, diduga dalam pekerjaan proyek tersebut hanya dijadikan ajang korupsi oleh pihak kepala desa (Kades), Rabu (18/03/2020)

BACA JUGA :  Pengaruh Pandemi Covid-19 Bagi Destinasi Wisata di Sumenep

Pantauan MaduraPost dilokasi proyek plengsengan yang berada di Dusun Durbugan 2, Desa Tampojung Tinggina kini sudah terlihat roboh

“Hasil dari pantauan, proyek plengsengan yang saat ini sudah hancur diduga disebabkan karena kwalitas yang jelek dan dibangun asal jadi, sehingga belum satu tahun proyek tersebut sudah roboh dan tidak berbentuk

BACA JUGA :  JCW Minta Kades Tranparans Dalam Proses Pendataan dan Realisasi BLT Dana Desa

Sementara Menurut Agus Purnomo Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM -LIBAS88), dia menduga dalam pembangunan proyek tersebut hanya dijadikan ajang korupsi oleh pihak kepala desa

“Proyek DD dengan anggaran dana 90.918.00 itu sepertinya memang ada dugaan konspirasi jahat dari pihak kepala desa dan ada indikasi korupsi berjamaah, sehingga kwalitas pekerjaannya sangat jelek.”tuturnya

BACA JUGA :  Pemerintah Desa Rek Kerrek Salurkan BLT-DD Tahap II Kepada Warga Terdampak Covid19

Pekerjaan seperti itu memang sangat merugikan masyarakat dan perlu ditindak lanjuti

“Kami masih akan melakukan kajian ulang terkait persoalan tersebut, kalau memang terbukti ada indikasi korupsi maka kami akan laporkan.”pungkasnya.(mp/mas/liq/rus)

  • Bagikan