Scroll untuk baca artikel
Nasional

Bank Jatim Tebar Dividen Rp850 Miliar, Nilai per Saham Naik Jadi Rp56,62

×

Bank Jatim Tebar Dividen Rp850 Miliar, Nilai per Saham Naik Jadi Rp56,62

Sebarkan artikel ini
ACARA. Jajaran direksi dan komisaris Bank Jatim saat pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2025 di Surabaya, bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa for MaduraPost)
ACARA. Jajaran direksi dan komisaris Bank Jatim saat pelaksanaan RUPST Tahun Buku 2025 di Surabaya, bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa for MaduraPost)

SURABAYA, MaduraPost – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim memutuskan membagikan dividen sebesar 55 persen dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Total dividen yang dibagikan mencapai sekitar Rp850,17 miliar dari laba bersih perseroan sebesar Rp1,61 triliun.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menjelaskan nominal dividen yang diterima pemegang saham ditetapkan sebesar Rp56,62 per lembar saham sesuai hasil persetujuan RUPS.

“Adapun dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Bank Jatim berhasil membagi dividen sebesar Rp56,62 per lembar saham sehingga total dividen yang dibagi kepada pemegang saham berada di angka Rp850,17 miliar,” ujarnya di Surabaya, Rabu (6/5).

Nilai dividen tersebut tercatat lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang berada di level Rp54,71 per saham.

Menurut Winardi, tren kenaikan dividen yang terus berlangsung setiap tahun membuat saham berkode BJTM semakin diminati investor sebagai salah satu instrumen investasi yang menjanjikan.

Dengan mengacu harga penutupan saham di posisi 590 pada Selasa (5/5), maka potensi dividend yield BJTM diperkirakan mencapai 9,6 persen.

Dari sisi kinerja keuangan konsolidasi, Bank Jatim mencatat total aset sebesar Rp168,85 triliun atau tumbuh 42,93 persen secara tahunan. Sementara laba bersih naik 24,8 persen menjadi Rp1,61 triliun.

Untuk kinerja bank only, perseroan membukukan pengelolaan aset sebesar Rp105,8 triliun atau meningkat 3,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Adapun laba bersih tercatat mencapai Rp1,54 triliun atau tumbuh 20,65 persen secara tahunan.

Selain menetapkan pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan nomenklatur sejumlah jabatan direksi. Posisi Direktur Keuangan, Treasury & Global Services diubah menjadi Direktur Keuangan & Tresuri.

Kemudian Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan berganti menjadi Direktur Menengah, Korporasi & Kelembagaan. Sedangkan Direktur Bisnis Mikro, Ritel & Usaha Syariah berubah menjadi Direktur Ritel & Syariah.

Perubahan lain juga terjadi pada jabatan Direktur IT, Digital & Operasional yang kini menjadi Direktur Teknologi Informasi, Digital & Operasi.

Di jajaran pengurus, Bank Jatim turut menetapkan Andry Wicaksono sebagai Direktur Manajemen Risiko. Sementara Moh. Nasih diangkat menjadi Komisaris Independen setelah sebelumnya menjabat Anggota Dewan Pengawas Syariah.

Adapun posisi Anggota Dewan Pengawas Syariah kini ditempati Abdullah Syamsul Arifin.***