Scroll untuk baca artikel
Nasional

Slamet Ariyadi Dorong Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Avatar
×

Slamet Ariyadi Dorong Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Sekjen Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Slamet Ariyadi, mengajak generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik. (Ist)

SAMPANG, MaduraPost – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Slamet Ariyadi, memberikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atas keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dalam jumlah besar di berbagai daerah.

Berdasarkan data BGN, Program MBG telah menyerap 741.985 tenaga kerja melalui 17.555 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Dari Dugaan Penganiayaan hingga Keluhan Gizi, Pengelola Dapur MBG Yayasan Alif Batuputih Bungkam

Legislator PAN tersebut menilai, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program MBG memiliki dampak ganda, yakni peningkatan gizi masyarakat sekaligus penggerak perekonomian daerah.

“Saya sangat mengapresiasi upaya Badan Gizi Nasional yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 741.985 orang. Ini membuktikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah,” ujar H. Slamet Ariyadi, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, keberhasilan Program MBG tidak terlepas dari kebijakan BGN yang melibatkan berbagai pihak dalam kolaborasi lintas sektor, mulai dari penyedia bahan pangan, pengelola dapur umum, hingga rantai pasok lokal yang mendukung keberlangsungan program tersebut.

Baca Juga :  Kartu Prakerja Dihentikan, DPR: Dari Awal ini kan Pemborosan Anggaran

“Seluruh ekosistem yang terlibat dalam Program MBG menjadi kunci utama meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat. Mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga tenaga dapur, semuanya ikut merasakan dampak positifnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa hingga saat ini telah berdiri 17.555 dapur MBG di seluruh Indonesia. Dapur-dapur tersebut melayani sekitar 50,39 juta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Baca Juga :  BLT-DD Akan Diterima Hingga Desember, Ini Syaratnya

“Sampai hari ini, sudah ada 17.555 SPPG yang melayani 50.390.880 pelajar di 38 provinsi. Jumlah tenaga kerja yang terlibat langsung di SPPG mencapai 741.985 orang,” ungkap Dadan saat Sidang Kabinet di Istana Negara.

Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan ekonomi masyarakat di daerah.***