SAMPANG, MaduraPost – Pembangunan GOR lapangan badminton (bulu tangkis) di Desa Tlambah yang dibangun melalui dana desa (DD) tahun anggara 2023 masih menjadi sorotan warga. Hal tersebut dikarenakan pembangunan tersebut menurut masyarakat tidak penting.
Sorotan tersebut dilontarkan oleh AS (inisial) warga setempat. Menurut AS pembangunan Gor tersebut hanya demi kepentingan hobi Kepala Desa Tlambah. AS menyebut masih banyak infrastruktur yang harus diperbaiki oleh Pemdes dari pada membangun lapangan badminton.
“Jalan rusak di Tlambah itu masih banyak yang todak diperbaiki, Kades malah bangun Gor demi hobinya sendiri,” ujar AS kepada media ini. Minggu (29/10/2023).
Bahkan AS menuding Kepala Desa Tlambah hanya ingin memuluskan hasrat pribadinya dalam membangun sarana olah raga berupa bulu tangkis tersebut.
“Menurut saya itu aji mumpung saja. Mumpung masih berkuasa semua keinginannya harus terpenuhi,” tambahnya.
Tak hanya itu, AS mempertanyakan tanah yang digunakan oleh Pemdes Tlambah dalam membangun Gor tersebut.
“Itu tanah desa apa tanah pribadi? Soalnya setau saya itu tanah pribadi, kalau tanah pribadi boleh gak digunakan untuk membangun Gor itu?,” tanya AS menambahkan.
Sebelumnya, Cholil selaku Kepala Desa Tlambah menuturkan bahwa setiap realita program Dana Desa sesuai dengan usulan masyarakat, termasuk pembangunan lapangan badminton.
“Pembangunan Gor Badminton itu usulan dari para para anak muda yang ingin agar Desa Tlambah mempunyai fasilitas olahraga yang baik, Jadi itu bukan kepentingan pribadi, tapi usulan dari Masyarakat,” kata Cholil seperti ditulis MaduraPost terbitan (16/10/2023).
Selain itu Cholil menjelaskan bahwa pembangunan di Desa Tlambah sejak 2020 hingga 2023 tidak maksimal, karena realisasi DD digunakan untuk BLT-DD akibat pandemi covid-19.
“Untuk jalan poros desa di Dusun Lembenah, Insyaallah akan kita kerjakan pada 2024, dan dibeberapa lokasi yang saat ini belum disentuh program DD,” terang Cholil.






