Scroll untuk baca artikel
Hukum & KriminalPendidikan

Anggaran Rp2 M, Pembangunan Sekolah SMPN 1 Batumarmar Diduga Tak Sesuai Standar

Avatar
26
×

Anggaran Rp2 M, Pembangunan Sekolah SMPN 1 Batumarmar Diduga Tak Sesuai Standar

Sebarkan artikel ini
Potret pelaksanaan proyek pembangunan sekolah SMPN 1 Batumarmar.

PAMEKASAN, MaduraPost – Proyek pembangunan sekolah di SMPN 1 Batumarmar, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, diduga tidak sesuai standar pelaksanaan kegiatan proyek.

Sebab proyek dengan anggaran Rp2 miliar tersebut, diketahui banyak material bangunan tidak sesuai dengan rencana kerja dan syarat (RKS) dan rencana anggaran biaya (RAB).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebut saja bahan seperti kayu berjenis kruing yang tampak cukup mendominasi pelaksanaan renovasi sekolah menengah tersebut.

Baca Juga :  Kronologi Warga Madura Tantang Carok di Yogyakarta Dipicu Aksi Premanisme Etnis Papua 

Padahal jika dibandingkan dari kualitas dan harga kayu kruing dengan kayu kelas satu selisih harga kurang lebih sekitar Rp4 juta per kubik.

Apakah kayu kruing itu masuk dalam RAB proyek tersebut. Parahnya kegiatan proyek swakelola ini dikabarkan disubkontrak oleh pihak sekolah.

“Iya benar swakelola dan anggarannya sekitar Rp2,6 miliar,” kata Kepala SMPN 1 Batumarmar, Ach Kusairi.

Baca Juga :  Mobil Tangki Pertamina Lari Setelah Pengendara Motor Jatuh di Waru Pamekasan

Saat disingung perihal mayoritas pamakaiyan kayu kruing dan di subkontrak, dia mengatakan jika swakelola sudah memakai kayu balau.

“Memakai kayu balau dan tidak subkan,” dalihnya.

Aktivis KPK Nusantara Amiruddin meminta pihak sekolah untuk terbuka dan proporsional melaksanakan kegiatan proyek sekolah tersebut.

“Jika ada yang janggal, kami akan berusaha mengumpulkan data untuk melaporkan proyek ini ke penegak hukum,” ancamnya.

Baca Juga :  Warga Sampang Ditangkap Polisi Sumenep Karena Narkoba