Scroll untuk baca artikel
Politik

Diduga Penuhi Request Salah Satu Pihak, P2KD Bulangan Barat Tak Beri TPS di 2 Dusun

39
×

Diduga Penuhi Request Salah Satu Pihak, P2KD Bulangan Barat Tak Beri TPS di 2 Dusun

Sebarkan artikel ini
Khuzairi (samping kanan) selaku Ketua P2KD Bulangan Barat bersama Sub Panitia Kecamatan Pegantenan dan kedua Cakades Bulangan Barat (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Beberapa elemen masyarakat, utamanya warga setempat menduga kuat kalau Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan tidak netral dan penuh kepentingan soal di 2 Dusun, yakni Dusun Timur dan Selatan tidak diberikan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal itu terbukti dengan adanya tindakan egois P2KD yang sepertinya menyepelekan atau tidak menghiraukan adanya berita acara hasil survey lokasi TPS Pilkades yang telah dilakukan oleh Tim Kecamatan Pegantenan beserta Kepolisian Sektor dan pihak Komando Rayon Meliter setempat, pada Senin (28/6) tahun lalu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dimana dalam berita acara itu dengan jelas direkomendasikan agar TPS 2 dan 3 itu digeser ke Dusun Timur dan Dusun Selatan dengan tujuan supaya lokasi TPS tersebut proporsional sesuai domisili pemilih dan untuk memecah titik kerumunan.

“Pertanyaannya adalah, kenapa Panitia itu masih ngotot tetap tidak mau menggeser lokasi dua TPS itu?, padahal itu jelas direkomendasikan oleh pihak Kecamatan, Polsek dan Koramel selaku Sub Panitia Kecamatan,” kata seorang Warga dari Dusun Timur bernama Suntaji, Kamis (24/2/2022).

Baca Juga :  Gugat Penundaan Pilkades, MPM Demo Bupati Pamekasan

Nah, kata Suntaji, ngototnya Panitia itu sudah membuktikan kalau ada yang tidak beres ma Panitia itu atau lebih kasarnya sebut dia, tidak netral dan penuh kepentingan yang akan menguntungkan salah satu pihak.

“Karena selama ini penjelasan Panitia mengenai masalah itu sepertinya mencla mencle, alasan katanya (P2KD, red) karena keamanan, sedangkan pihak kepolisian sendiri meminta harus di geser TPS itu, terus katanya ingin menimalisir anggaran, padahal di taruh dimana aja TPS itu tidak akan merubah anggaran. Kan sudah jelas kalau Panitia itu tidak netral dan ada kepentingan, ” ujarnya.

Baca Juga :  Dianggap Ciderai Marwah DPRD Pamekasan, Praktisi Hukum Minta PKS Copot HS

“Dari itu saya selaku calon pemilih dari Dusun Timur dan mewakili warga Dusun Selatan dengan tegas menginginkan ada TPS di Dusun saya,” tegas Suntaji.

Sementara Khuzairi selaku Ketua P2KD Bulangan Barat melalui hubungan telpon selulernya beralasan, bahwa beberapa TPS itu ditempatkan di satu Dusun itu karena pertama tempatnya yang strategis dan yang kedua untuk menimalisir anggaran.

“Itu yang menjadi kajian kami pada waktu itu, contoh kayak salah satu Dusun yang tidak kami tempati karena memang jumlah penduduknya itu paling minim diantara Dusun-Dusun yang lain, makanya kami nanti akan gabungkan dengan TPS yang sekiranya cukup begitu,” ujar Khuzairi, Jum’at (4/2).

Sementara Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) Wawan kepada Wartawan Media ini mengatakan, kalau pihaknya sudah mengetahui persoalan itu sebelumnya dan sudah melaporkan ke pimpinannya (Kadis DPMD Pamekasan, red).

Baca Juga :  Hengkang di Rapat Pleno, Bawaslu Tuding KPU Cacat Prosedur

“Kami sudah melaporkan ke pimpinan, karena memang saat ini banyak agenda, mungkin nanti akan diteruskan ke tim Kabupaten, dan menjadi atensi bahasan, harap maklum,” katanya melalui via WhatsAppnya, Senin (14/2).

Kemudian pada saat kembali dikonfirmasi melalui via WhatsAppnya, pada Rabu (23/2) kemarin, Wawan (akrab dikenal) mengatakan, Insyaallah satu dua hari ini pihaknya akan langsung mengekskusi persoalan tersebut.

“InsyaAllah satu dua hari ini kami akan langsung tindaklanjuti mas, karena mulai kemaren kami sibuk dengan penetapan Cakades itu, hal tersebut sudah jadi atensi, lagian kalau masalah itu waktunya kan masih lama, belum terlambat,” tegasnya.

Diinformasikan, bahwa jumlah calon pemilih di Dusun Timur tersebut adalah kurang lebih 300 orang dan di Dusun Selatan kurang lebih 450 orang.