Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Proyek Milik PT Haka Utama Sejahtera di Tambelangan Sampang Dikeluhkan Warga

Avatar
47
×

Proyek Milik PT Haka Utama Sejahtera di Tambelangan Sampang Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini
Pengendara Motor Saat Melintas di Proyek Jalan Betonisasi Poros Kabupaten (Tambelangan-Banyuates) (Foto: Imron Muslim For MaduraPost)

SAMPANG, MaduraPost– Pekerjaan betonisasi Jalan Poros Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Tambelangan menuju Banyuates dikeluhkan masyarakat. Minggu (20/06/2021).

Proyek yang dikerjakan oleh PT Haka Utama Sejahtera tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang tahun anggaran 2021.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Meski begitu, pekerjaan struktur jalan dengan nilai anggaran 6.674.435.00 (Enam Miliar Enam Ratus Tujuh Puluh Empat Juta Empat Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) tersebut dikeluhkan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Polres Sampang Berhasil Tangkap Satu Orang Terduga Pembunuhan di Sokobanah

Keluhan dikatakan oleh SL (inisial). Menurutnya, pekerjaan tersebut tidak diberikan jalan alternatif lain hingga menyebabkan akses perekonomian warga tersendat. Menurutnya proyek tender sebesar itu harusnya memberikan solusi yang baik terhadap masyarakat mengingat jalan tersebut merupakan jalur satu-satunya.

“Ini kan jalan utama dan hanya jalan satu-satunya apabila masyarakat henda kemana-mana. Kalau kayak gini lewat mana lagi kita,” ucap SL dengan Bahasa Madura.

Baca Juga :  Prediksi Tsunami Akan Melanda Jawa Timur, Khofifah : Masyarakat Wajib Waspada

Tak hanya itu, pantauan media ini proyek yang baru dikerjakan sekitar satu bulan tersebut sudah terdapat banyak keretakan. Hal tersebut diduga pengerjaannya tidak sesuai spek.

Sementara itu Pelaksana Lapangan (PL) Safirin, saat dikonfirmasi pada, Minggu (20/06/2021) mengatakan, keretakan yang ada nantinya akan diperbaiki.

“Nanti orang klaimnya turun terus diperbaiki,” ucapnya.

Baca Juga :  SK Bupati Sampang Dinilai Cacat Hukum, Warga Sampang Layangkan Surat ke Gubernur

Meski begitu, proyek yang sudah dikerjakan sekitar satu bulan tersebut baru dikerjakan sekitar 500 meter. Safirin berdalih lambannya pekerjaan betonisasi tersebut dikarenakan karena faktor cuaca.

“Faktor hujan mas, iya kalau target saya perhari sampai 100 meter,” dalihnya.