Scroll untuk baca artikel
Politik

Pemuda Kritik Bursa Kandidat Pilkades Angsanah: Politik Bukan Ajang Ramai-ramai

Avatar
30
×

Pemuda Kritik Bursa Kandidat Pilkades Angsanah: Politik Bukan Ajang Ramai-ramai

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemuda Angsanah Muhammad Junaidi meminta kepada masyarakat dan warga untuk tidak jadi dalang isu politik pencalonan kepala desa hanya sekedar ramai-ramai untuk menunjang popularitas.

“Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sarat bersentuhan dengan masyarakat bawah. Mending para pemuda desa main di balik layar dengan tetap merapikan komitmen dan semangat kepemudaan, bukan rebutan cari popularitas pencalonan,” kata Junaidi kepada Madura Post, Senin (28/12/2020).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  PWI Pamekasan Beri Pemahaman Jurnalisme Kepemiluan kepada Penyelenggara Pemilu 2024

Sebelumnya, Junaidi merespons isu bursa kandidat pencalonan Pilkades di Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan. Menurutnya calon petahana disebut-sebut sudah mewaliki jadi pemimpin warga Desa Angsanah.

“Masyarakat di sana (warga Angsanah) sudah tahu sepak-terjang calon petahana. Kalau misalkan ada calon lain, saya yakin mereka hanya cari popularitas yang hanya sekedar pura-pura jadi penantang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengeboran di Sana Tengah Terindikasi Gagal Konstruksi, FAAM : Langgar PP No. 29 Tahun 2000

Sebelumnya, di Pilkades Angsanah nanti, beredar ada tiga calon penantang petahana, di antaranya adalah Mashudi Ducati, Moh Hari, dan Abd Basid. Ketiganya saat ini jadi trending pembicaraan di masyarakat.

(mp/red)