Scroll untuk baca artikel
Headline

Pekerjaan Proyek Misterius di Pakong Pamekasan Obrak Abrik Kuburan Warga

34
×

Pekerjaan Proyek Misterius di Pakong Pamekasan Obrak Abrik Kuburan Warga

Sebarkan artikel ini
Salah satu proyek saluran di dusun pakong laok desa pakong kecamatan pakong, Pamekasan (Foto : Chandra/kontributor Madurapost)

PAMEKASAN, Madurapost.co.id – Demi memberikan infrastruktur dan kenyamanan bagi masyarakat. Pemerintah memberikan kucuran dana dengan jumlah yang tidak sedikit dalam bentuk pekerjaan proyek. Namun sayangnya proyek yang dikerjakan seolah sudah tidak peduli dengan norma yang berada dimasyarakat.

Pantauan Madurapost di salah satu lokasi pekerjaan proyek di Dusun Pakong Laok Desa Pakong Kecamatan Pakong Pamekasan Madura Jawa Timur.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kiai dan Tokoh kembali Suarakan Tolak Penambangan Fosfat di Sumenep

Proyek tersebut sangat misterius, pasalnya sepanjang pekerjaan tidak ditemukan papan informasi maupun plat yang menjelaskan keterangan dari proyek tersebut.

Dan yang lebih miris adalah proyek tersebut sama sekali tidak memperdulikan norma – norma yang berada di masyarakat. Seperti sudah tidak peduli adanya pemakaman yang ditindih begitu saja. Sehingga nampak dengan jelas ada sebagian makam yang terkubur proyek dan malah ada kuburan bayi yang sepenuhnya tertimpa bagian bangunan proyek.

Baca Juga :  Proyek Saluran Irigasi ADK 2019 Kelurahan Polagan Kota Sampang Diprotes Warga Setempat

Sementara keterangan dari warga sekitar tidak tahu menahu adanya proyek yang menindih makam tersebut.

“kurang tahu saya mas kalau menindih makam seperti ini. Tapi pekerjaan ini selesai sebelum lebaran kemarin,” ucap salah seorang warga.

“sebetulnya saya juga heran, apa pemilik proyek ini sudah tidak punya hati nurani. Makam ditindih begitu saja atau memang pemerintah sudah menutup mata tentang norma masyarakat sehingga tidak peduli itu makam sekalipun,” tambahnya.

Baca Juga :  Masyarakat dan LSM Undang Bupati Untuk Audiensi di TPA Angsanah

Di akhir wawancara warga tersebut memberikan sedikit sindiran kepada pemerintah.

“mungkin suatu saat kalau sudah namanya proyek pemerintah, meski harus mengobrak – abrik makam maka boleh dilakukan,” pungkasnya.(mp/can/zul)