Scroll untuk baca artikel
Headline

5 Anggota Polisi Masih Diperiksa Polda Jatim, Kapolres Sumenep Minta Maaf

48
×

5 Anggota Polisi Masih Diperiksa Polda Jatim, Kapolres Sumenep Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA. Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, saat diwawancara sejumlah awak media. (M. HENDRA. E)

SUMENEP, MaduraPost – Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, menyebut jika 5 anggotanya yang melakukan penembakan terhadap Herman (24) yang dianggap menjadi pelaku pembegalan masih menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Jatim. Jumat, 18 Maret 2022.

“Mari kita tunggu bersama-sama hasil investigasinya, tentunya itu akan diselesaikan secara prosedur. Kami juga sedang menunggu hasil investigasi tersebut,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, Jumat (18/3).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Polisi Juga Kena Tilang Elektronik, Anggota Polres Sumenep Juga tak Patuh Aturan ?

Kapolres Rahman mengungkapkan, kasus ini akan terus menjadi atensi dalam menegakkan keadilan hukum yang seadil-adilnya.

“Insyaallah secepatnya investigasi itu akan selesai,” jelasnya pada sejumlah media.

Hingga saat ini, 5 anggota polisi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim.

“Untuk sementara anggota kami masih ada di Propam Polda Jatim,” ujar Kapolres Rahman.

Baca Juga :  Rawan Kekerasan Seksual Hingga Lonjakan Kasus Terus Bertambah, PMII Sentil Dinsos P3A Sumenep

Sebelumnya, Polres Sumenep didemo oleh puluhan warga dari kecamatan diantaranya warga Ganding dan Lenteng. Puluhan warga ini juga didampingi mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Sumenep dan pengurus DPD KNPI Jawa Timur dalam menyampaikan aspirasinya.

Tak hanya itu, keluarga Herman juga didampingi mahasiswa pasca sarjana UI, Diyah Puspita Sari dalam menuntut keadilan atas kematian Herman.

Baca Juga :  Disperkimhub Sumenep Respon Begini Soal Jual Beli Kamar Milik ABK Kepada Penumpang

Dalam aksi yang digelar elemen masyarakat, mahasiswa dan KNPI pada Kamis (17/3/2022) kemarin itu, Kapolres Sumenep juga meminta maaf kepada keluarga korban.

Kapolres Rahman juga ikut berbelasungkawa atas tewasnya Herman yang dilakukan penembakan oleh 5 anggotanya pada 13 Maret 2022.