SAMPANG, MaduraPost – Kegiatan lomba balap lari yang digelar sekelompok anak muda untuk menyambut sahur Ramadan di Jalan Raya Ketapang–Banyuates, tepatnya di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menuai protes dari sejumlah pengendara.
Kegiatan yang berlangsung pada dini hari tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pasalnya, perlombaan digelar di jalur utama yang cukup padat kendaraan tanpa pengawalan aparat kepolisian maupun pengaturan lalu lintas yang memadai.
Selain itu, tidak terlihat adanya rambu peringatan atau penanda yang memberi informasi kepada pengendara bahwa sedang berlangsung kegiatan di badan jalan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara harus ekstra waspada saat melintas di lokasi.
Salah seorang pengendara mobil asal Kabupaten Pamekasan, Moh Subhan, mengaku sempat terkejut ketika melintas di lokasi karena tiba-tiba mendapati kerumunan orang di tengah jalan.
Ia mengaku harus melakukan pengereman mendadak untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan.
“Kalau saya tidak refleks menginjak rem, saya yakin kegiatan ini bisa berubah menjadi musibah berdarah,” ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (6/3) dini hari.
Subhan yang juga dikenal sebagai advokat di Jawa Timur itu menilai kegiatan yang melibatkan kerumunan massa di jalan raya seharusnya mendapatkan pengawasan dari aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian.
Menurutnya, kehadiran aparat sangat penting untuk memastikan kegiatan masyarakat tidak mengganggu ketertiban umum serta tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kegiatan resmi atau tidak itu bukan urusan masyarakat. Yang jelas, setiap kerumunan massa di ruang publik harus dipantau aparat demi keamanan bersama,” tegasnya.
Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat dikoordinasikan dengan pihak berwenang agar tidak menimbulkan potensi kecelakaan di jalan raya, terlebih pada jam-jam rawan ketika jarak pandang pengendara terbatas.
Hingga berita terbit, tak ada keterangan resmi dari Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto, meski pesan konfirmasi wartawan sudah dikirim ke via WhatsApp.***






