Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Program MBG Yayasan Babur Rizki Camplong Sampang Disambut Antusias Siswa

Avatar
53
×

Program MBG Yayasan Babur Rizki Camplong Sampang Disambut Antusias Siswa

Sebarkan artikel ini
Siswa siswi saat membaca do'a sebelum makan. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Yayasan Babur Rizki di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat sambutan luar biasa dari para siswa. Kehadiran program ini bukan hanya membuat perut kenyang, tetapi juga menghadirkan senyum dan semangat baru di lingkungan sekolah.

Direktur Utama Yayasan Babur Rizki, Eko Haryono, mengungkapkan bahwa program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pelajar. Bahkan, salah satu siswa SDN 1 Camplong dengan polos meminta menu khusus nasi goreng dan susu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Hardiknas Ditengah Pandemi Covid-19, Disdik Bangkalan Minta Para Siswa Tetap Semangat Belajar

“Permintaan itu insyaAllah akan kami turuti, karena makanan yang disajikan memang dipastikan berkualitas. Kami ingin anak-anak tidak hanya kenyang, tapi juga gembira,” ujar Eko Haryono, Rabu (20/8/2025).

Menurut pria yang akrab disapa Sang Baginda ini, banyak siswa tampak lahap menyantap hidangan. Bahkan ada yang secara spontan memuji cita rasa makanan yang diberikan.

Baca Juga :  Mastuki, Mengabdi Membangun Negeri Tanpa Harus Jadi Pegawai Negeri

“Banyak yang bilang ke pengantar nasi kalau rasanya enak. Saya sangat senang mendengar itu. Harapan mereka, semoga program ini bisa terus berlanjut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko Haryono menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Dengan kecukupan gizi, para siswa diharapkan lebih bersemangat dalam belajar dan memiliki daya konsentrasi yang lebih baik.

Baca Juga :  Penerima PKH Punya Kesempatan Dapat Beasiswa KIP Kuliah di STKIP PGRI Sumenep

“Program ini tidak hanya soal makanan, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan siswa. Kalau anak-anak sehat dan bergizi, otomatis prestasi akademik mereka juga akan terdorong naik,” tandasnya.***