Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Potret Pendidikan di Sampang, Tidak Punya Ruang Kelas, Siswa Belajar Dilantai Perpustakaan

Avatar
×

Potret Pendidikan di Sampang, Tidak Punya Ruang Kelas, Siswa Belajar Dilantai Perpustakaan

Sebarkan artikel ini
Miris...!!! Siswa SDN Morbatoh 2 belajar dilantai perpustakaan. (Foto: Saman syah)

SAMPANG, MaduraPost – Jargon hebat bermartabat untuk Kabupaten Sampang sangat tidak sesuai dengan realitas dunia pendidikan di Kabupaten Sampang.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya kondisi gedung Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sampang yang tidak layak huni namun tetap menjadi tempat untuk mencari ilmu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Seperti halnya SDN Morbatoh 2 Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Peserta KKN UIM Pamekasan Gelar Demo Tuntut Hak-haknya Dipenuhi

Kondisi gedung sekolah yang sudah tidak layak ditempati, menjadikan para Siswa SDN Morbatoh 2 harus belajar dilantai ruang perpustakaan.

Hal tersebut dikeluhkan oleh para orang tua siswa, mengingat kondisi sekolah yang sangat tidak layak dan bisa mengancam keselamatan para siswa.

“Kami berharap agar Pemerintah Kabupaten Sampang segera membangun gedung baru untuk SDN Morbatoh yang sudah sangat tidak layak huni, sehingga suswa bisa nyaman belajar,” Kata Muhammad kepada Madurapost. Senin (08/05/2023).

Baca Juga :  Sekolah Tangguh SMAN 1 Ketapang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, Ibu Tini Selaku Kepala Sekolah SDN Morbatoh 2 menuturkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan keluhannpara orang tua siswa kepada dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Namun tidak ada respon.

“Sejak tahun 2017, kami sudah mengajukan perbaikan, namun hingga saat ini belum ada respon. Sehingga terpaksa para siswa harus belajar di perpustakaan, meskipun kondisinya juga memprihatinkan,” Kata Tini sapaan akrab kepala SDN Morbatoh 2.

Baca Juga :  Kesulitan Jaringan Internet, Santri Madrasah Manfaatkan Frekuensi RAPI Pamekasan