PAMEKASAN, MaduraPost – Politis Bintang Mercy yang Mengatasnakan Komunitas Jungrojung Sataretanan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, blusukan mendatangi rumah anak telantar Aulia Nur Fadilah (10) di Kelurahan Barurambat Kota, Kota Pamekasan.
Sedikitnya rombongan Komunitas Jungrojung Sataretanan tersebut diikuti lima orang berseragam biru yang berlogo bintang Mercy. Mereka membawa sejumlah bingkisan sembako seperti beras, mie instan dan uang tunai.
Ketua Komunitas Jungrojung Sataretanan Ismail, mengaku terharu setiba di lokasi. Sebab anak yang mestinya masih mendapat perhatian orang tua, justru ia rasakan sebaliknya.
”Kalau anak yang serba keterbatasan biasanya sebagian masih ada orang tua dan ekonominya mampu. Kalau Aulia ini ibu orang tuanya sudah meninggal dan ayahnya tidak diketahui kabarnya, sehingga anak ini benar-benar telantar dengan saudaranya,” kata Ketua Komisi III DPRD Pamekasan itu.
Ismail ke lokasi disambut oleh rombongan dari Kelurahan Barurambat Kota. Aulia dengan saudaranya yang bernama Wada datang menyambut, sementara Wadi tidur terbaring lemas di kamar karena sakit.
Tidak hanya itu, Politisi Dapil I ini juga memantau sejumlah fasilitas dan keberadaan rumah yang baru dibangun, karena kondisinya masih belum selesai total. Di antaranya rumah belum diplaster, tidak berkeramik, dan tidak beratap.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah melalui dinas teknis, bagaimana rumah ini nanti bisa direhap total,” ungkap Politisi Demokrat ini.
Dia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama rombongan datang ke lokasi, murni karena panggilan hati serta tanggung jawab moril. Sehingga sebagai wakil rakyat dari dapil wilayahnya, Ismail terpanggil untuk memberikan bantuan sosial.
Staf Kelurahan Barurambat Kota Khoirul Kusmianto menyambut baik rombongan Komunitas Jungrojung Sataretanan yang melakukan gerakan sosial. Dia mendampingi saat rombongan komunitas datang. Selain itu, atas nama pejabat kelurahan, dia ikut prihatin dan mempertimbangkan keberadaan rumah Aulia untuk direhap.
“Sudah kami catat hal-hal yang perlu diperbaiki serta kebutuhan rumah, nanti kami koordinasikan dengan lurah,” ujarnya.






