Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Pj Bupati Pamekasan Lantik 32 Guru Penggerak Diangkat Jadi Kepala Sekolah

Avatar
84
×

Pj Bupati Pamekasan Lantik 32 Guru Penggerak Diangkat Jadi Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Pj Bupati Pamekasan Masrukin dan 32 guru penggerak di Pamekasan yang diangkat jadi kepala sekolah. (IST)

PAMEKASAN, MaduraPost – Pj Bupati Pamekasan Masrukin melantik 32 guru penggerak yang resmi diangkat menjadi kepala sekolah, kegiatan pelantikan digelar di Peringgitan Dalam Ronggosukowati, Jumat (7/2).

Para guru ini berhasil lolos seleksi yang cukup ketat dan memenuhi berbagai persyaratan, seperti memiliki sertifikat Guru Penggerak, pangkat dan jabatan yang sesuai, serta sertifikat pendidik.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  SMPN 2 Pasean Ditutup Karena Tidak Ada Siswa, Disdik Akan Kaji Untuk Difungsikan Kembali

Selain itu, mereka juga terpilih melalui sistem aplikasi Platform Merdeka Mengajar yang terintegrasi dengan BKN.

Dalam sambutannya, PJ Bupati Pamekasan menekankan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan.

“Saya harap teman-teman kepala sekolah langsung bergerak dan berinovasi untuk memajukan pendidikan di Pamekasan,” ujarnya.

Setelah resmi dilantik, para kepala sekolah baru ini akan langsung ditempatkan di sekolah-sekolah yang mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah.

Baca Juga :  Realisasi Proyek Pokmas ‘Arrohman’ di Desa Dempo Timur Hancur

Dengan bekal pendidikan guru penggerak selama enam bulan dan penguatan calon kepala sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.

Mereka diharapkan mampu menjadi pemimpin satuan pendidikan yang berpihak pada murid serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

Salah satu kepala sekolah yang baru dilantik, Gallina, mengungkapkan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan.

Baca Juga :  Dianggap Ciderai Marwah DPRD Pamekasan, Praktisi Hukum Minta PKS Copot HS

“Alhamdulillah, setelah melalui proses seleksi yang panjang, kami akhirnya dilantik. Semoga kami bisa membawa dunia pendidikan di Pamekasan semakin maju,” ujarnya kepada awak media.***