Scroll untuk baca artikel
Headline

Penuh Ketegangan, Faris Reza Malik Kembali Nahkodai Persatuan Jurnalis Sampang Periode 2024-2026

Avatar
35
×

Penuh Ketegangan, Faris Reza Malik Kembali Nahkodai Persatuan Jurnalis Sampang Periode 2024-2026

Sebarkan artikel ini
Suasana kongres perdana persatuan jurnalis sampang di The King Villa Denpasar (foto : istimewa).

DENPASAR, MaduraPost – Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) menggelar kongres perdana dalam rangka pemilihan pimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung di The King Villa Sanur Bali. Rabu (06/09/2023).

Pemilihan Ketua Persatuan Jurnalis Sampang terdapat dua kandidat yang memenuhi syarat dalam calon ketua. Yaitu Faris Reza Malik dari media transkonmasi news dan Imron Muslim dari media online madurapost.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hanafi selaku ketua panitia kongres menuturkan, berdasarkan Aturan Dasar dan Aturan Rumah Tangga (AD/ART) terdapat 3 calon yang masuk dalam bursa bakal calon (bacalon) ketua PJS, akan tetapi setelah dilakukan verifikasi hanya ada 2 calon yang memenuhi persyaratan secara lengkap.

Baca Juga :  PJS Gelar Safari Jurnalistik di SMPN 1 Banyuates Sampang

“Keduanya kami nyatakan lengkap syarat dan selanjutnya ditetapkan menjadi calon. Yaitu mas Imron dan mas Faris,” ujar Hanafi.

Dalam pemilihan langsung tersebut, Faris Reza Malik unggul 2 suara mendapatkan suara (7), sedangkan rivalnya Imron Muslim hanya mendapatkan 5 suara. Dengan begitu Faris kembali nahkodai PJS untuk kedua kalinya.

Saat memberikan sambutan pasca kemenangannya, faris mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana kongres dan seluruh anggota yang terganung di organisas PJS.

Baca Juga :  Memperingati Ulang Tahun ke-44, YKB Sumenep Gelar Bakti Sosial

“Terima kasih atas dukungan anggota PJS hingga acara ini berjalan dengan lancar sampai selesai,” ucapnya.

Menurut Faris kedepan sudah tidak ada lagi kubu-kubuan. Dirinya berharap kedepan semua anggota PJS tetap solid dan kompak untuk menyongsong era baru yang lebih baik untuk pers yang efektif dan edukatif.

“Di acara tahun ini sesuai dengan tema yang kita ambil, ‘kukuhkan independensi kawa demokrasi’, hal ini tentu merujuk kepada peran pers untuk lebih independen apalagi memasuki tahun politik,” tambahnya.

Baca Juga :  Oknum Mahasiswa UTM Terlibat Sindikat Begal, Kini Mendekam Di Polres Bangkalan

Sementara itu Imron Muslim yang kalah sama Faris Reza Malik pada bursa pemilihan ketua PJS merasa legowo dengan hasil yang dia dapat. Menurutnya demokrasi bukan soal menang ataupun kalah. Akan tetapi demokrasi menurut Imron adalah bagaiman menerima kekalah tersebut dengan lapang dada dan tetap kondusif.

“Menurut saya ini adalah kemenagan bersama bukan hanya kemenangan Faris saja. Akan tetapi kemengan seluruh anggota PJS. Saya berharap ketua terpilih bisa amanah dala mengemban tugas serta menjadikan PJS tetap dalam trah pers yang jujur,” ungkapnya.