SUMENEP, MaduraPost – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengapresiasi kegiatan Persatuan Artis dan Musisi Dangdut Sumenep (Pamdas) yang selama ini eksis melaksanakan kegiatan sosial. Senin, 10 April 2023.
Tak hanya itu saja, Pamdas juga saat ini memberikan bantuan bagi anak yatim dengan nominal uang yang cukup besar. Mereka memberikan santunan kepada sebanyak 255 anak yatim.
Kegiatan sosial tersebut bertema ‘Pamdas Berbagi 2023’ yang digelar di GOR A. Yani Panglegur Sumenep pada Sabtu, 8 April 2023 malam.
“Semoga kegiatan ini mendapatkan Ridho-Nya, dengan membantu anak-anak yatim, dan akan terus terpanggil melaksanakan kegiatan sosial,” kata Wabup Sumenep, Dewi Khalifah mengungkapkan, Sabtu malam.
Pihaknya berharap, Pamdas ke depan bisa terus berkembang, tidak hanya mengumpulkan donasi untuk anak yatim. Namun, juga bisa mengembangkan kegiatan positif lainnya, seperti pelatihan pengembangan UMKM bagi ibu-ibu dengan memberikan keterampilan guna mengembangkan skill mereka.
“Dengan kegiatan positif seperti ini, semoga rejekinya akan ditambah berlipat dan bermanfaat untuk kehidupan dunia dan di hadapan Allah SWT kelak,” kata dia menerangkan.
Sementara Ketua Penyelenggara, A. Subhan Hadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap tahun, yakni setiap bulan Ramadan.
“Ini merupakan salah satu kegiatan Pamdas untuk berbagi kasih kepada anak-anak yatim,” ungkap Subhan.
Menurutnya, kegiatan yang digelar di GOR A. Yani Sumenep itu,
merupakan puncak dari aksi sosial yang dikemas dengan penggalangan dana dalam kurun waktu setahun.
“Pamdas tidak lagi melakukan penggalangan dana di traffic light (lampu merah) seperti tahun-tahun lalu. Kami mempunyai cara lain, yakni menggalang dana di saat kami manggung,” tutur pria yang akrab disapa Hadi Gitar ini.
Pihaknya juga mengaku, jika total akhir dalam setahun sudah mencapai Rp89 juta. Sementara di Pamdas sendiri terdapat kurang lebih 40 grup musik.
“Semua grup musik dangdut yang bergerak melakukan penggalangan dana. Alhamdulillah, hasilnya cukup fantastis,” urainya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pamdas, RB. Mohamad Safi’i, mengakui keberadaan Pamdas yang merupakan persatuan artis musisi dangdut lokal dan satu-satunya di Jawa Timur tersebut dapat menaungi sejumlah grup musik dangdut dengan baik.
Tentunya keberadaan Pamdas ini, kata dia beloh lanjut, dapat mengajak semua grup musik dangdut di samping menghibur masyarakat juga memiliki kepekaan nurani. Salah satunya dengan memberikan santunan kepada anak yatim.
“Syukurlah kegiatan ini rutin dilakukan sejak 2015 dengan berbagai lika-likunya. Dan tahun ini sangat luar biasa hingga mencapai Rp89 juta. Semoga tahun depan dapat kami tingkatkan kualitas dan kuantitasnya,” tandasnya.***






