Scroll untuk melanjutkan membaca
Headline

Oknum Perangkat Desa Gunung Maddah Potong Dana PKH Dengan Dalih Hutang

Avatar
×

Oknum Perangkat Desa Gunung Maddah Potong Dana PKH Dengan Dalih Hutang

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Salah satu perangkat desa, di Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota, Kabupaten Sampang, Dilaporkan Warga ke Kejaksaan Negeri Sampang karena diduga melakukan pemotongan dana Program Keluarga Harapan (PKH).

Berdasarkan keterangan warga, Oknum perangkat Desa inisial HL tersebut melakukan pemotongan uang PKH sebesar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 setiap pencairan.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

Atas laporan warga tersebut, HL membantah telah melakukan pemotongan, Menurutnya, pemotongan tersebut berdasarkan kesepakatan dengan KPM karena mempunyai hutang kepada HL sebesar Rp 3 Juta.

Baca Juga :  Mantan Anggota DPRD Pamekasan Diduga Serobot Tanah Milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur

“Benar saya melakukan pemotongan terhadap KPM yang bersangkutan, Tapi itu sudah kesepakatan karena yang bersangkutan mempunyai hutang dan akan membayar dengan cara menyicil dari program PKH kalau cair,” Kata HL, Rabu (18/11/2020)

Bahkan HL siap memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Sampang terkait laporan warga tersebut dan akan menceritakan fakta yang sebenarnya.

Baca Juga :  Alami Gangguan Jiwa, Warga Desa Bujur Barat Sudah 10 Hari Tidak Pulang, Begini Pesan Pihak Keluarganya

Sedangkan tudingan warga yang mengatakan wahwa KKS dikordinir oleh yang bersangkutan, HL membantah bahwa hal tersebut merupakan permintaan dari warga sendiri.

“Ada kurang lebih 70 KKS memang saya yang pegang, tapi itu bertahap ketika akan pencairan. karena memang permintaan dari KPM,” Imbuh HL

Lebih lanjut HL mengatakan bahwa proses pencairan program PKH yang dilakukan dirumahnya selalu didampingi oleh Pendamping PKH dengan mendatangkan agen BRIlink.

Baca Juga :  Galian Tanah Di Jalan Raya Pakong-Waru Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

“Jadi kami hanya ingin memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Makanya pencairan itu dirumah. tapi Uangnya diterima langsung oleh KPM dari agen BRILINK, Jadi bagaimana saya bisa memotongnya,” Jelasnya. (Mp/man/kk)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.