PAMEKASAN, MaduraPost – Membentang megah menghubungkan Surabaya dan Madura, Jembatan Suramadu tidak hanya terkenal karena keindahan arsitekturnya atau sebagai jembatan terpanjang di Indonesia.
Dibalik pesona tersebut, tersembunyi kisah-kisah mistis yang membuat bulu kuduk berdiri, mengingatkan pada tragedi yang menelan korban jiwa selama proses pembangunan jembatan.
Menurut cerita yang beredar di kalangan masyarakat setempat, keangkeran Jembatan Suramadu bermula dari insiden tragis saat pengecoran tiang pancang.
Dikatakan bahwa dua pekerja konstruksi, yang berasal dari luar daerah, jatuh ke dalam laut dan tidak berhasil diselamatkan.
Meski kejadian itu menciptakan polemik, proses pembangunan jembatan terus berlanjut, meninggalkan duka bagi keluarga korban dan menjadi cerita seram di antara para pekerja dan masyarakat sekitar.
Cerita mistis tidak berhenti pada tragedi tersebut. Beberapa saksi mata mengaku melihat penampakan sosok-sosok berpakaian putih, bertabur bunga matahari, berkeliaran di sekitar Jembatan Suramadu, terutama di malam hari.
Sosok-sosok misterius ini sering dikaitkan dengan arwah para pekerja yang meninggal saat pembangunan jembatan.
Salah satu insiden paling mengejutkan yang menambah daftar cerita mistis Jembatan Suramadu adalah peristiwa lubang misterius yang tiba-tiba muncul di tengah jembatan pada Februari 2010, hanya delapan bulan setelah peresmiannya.
Lubang itu dikabarkan menyebabkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas, menimbulkan tanya di hati publik tentang keselamatan dan mungkin, kutukan yang menyelimuti jembatan tersebut.
Meskipun banyak yang meragukan cerita-cerita mistis ini, tidak dapat dipungkiri bahwa Jembatan Suramadu menyimpan cerita seram yang berakar dari tragedi nyata.
Cerita-cerita ini telah menjadi bagian dari warisan lokal, mengingatkan kita pada nyawa-nyawa yang telah melayang dan mungkin masih mencari keadilan atau ketenangan.
Pemerintah dan pengelola jembatan telah berusaha untuk menepis kisah-kisah mistis dengan memperkuat pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur.
Namun, bagi sebagian masyarakat, Jembatan Suramadu akan selalu lebih dari sekedar prasarana transportasi; ia adalah saksi bisu tragedi dan misteri yang masih terus diceritakan dari generasi ke generasi.***






