SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Miris, Warga Miskin di Pamekasan Jadi Korban PHP Program Bedah Rumah, Program PKH Juga Tidak Dapat

Avatar
×

Miris, Warga Miskin di Pamekasan Jadi Korban PHP Program Bedah Rumah, Program PKH Juga Tidak Dapat

Sebarkan artikel ini
Foto : Beritama.id
PAMEKASAN, (Beritama.id) – Mukram, Kakek berusia 80 tahun asal Dusun Tengah Desa Terrak Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan sudah lama hidup sebatang kara, Senin (27/04/2020)
Miris, mukram (pak fadli) bersama istrinya terpaksa tidur di teras rumahnya dan merasakan dinginnya malam akibat rumah yang menjadi tempat hangat baginya tidak bisa ditempati karena sudah rapuh dan rawan ambruk, bahkan anaknya harus tidur di Langgar (mushalla dari bambu).
Menurut kakek yang kesehariannya hanya bertani, selama ini pihaknya belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah
“Saya tidak pernah dapat bantuan seperti orang lain yang mengambil ke bank (PKH), hanya mendapatkan beras yang cukup untuk di makan 15 hari saja”,tuturnya dalam bahasa madura.
Bahkan pihaknya sempat di kabarkan mendapat program Bedah Rumah namun hingga kini belum juga terealisasi.
“Saya sudah tiga kali di bilang mendapat bedah rumah tapi sampai sekarang belum juga dapat”tutupnya.
Hingga berita ini dinaikan, Kepala Desa Terrak belum bisa di mintai keterangan bahkan dihubungi via telfon pihaknya tidak mengangkat panggilan dari awak media,(MaduraPost)
Baca Juga :  Update Corona Kabupaten Pamekasan, Kecamatan Pakong Dan Pegantenan Masuk Zona Merah

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.