PAMEKASAN, MaduraPost – Pemadaman listrik berulang kembali dikeluhkan warga Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Dalam satu hari, sejak pagi menjelang siang hingga malam, aliran listrik dilaporkan terhenti sebanyak lima kali tanpa penjelasan resmi dari pihak PLN.
Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena pemadaman terjadi saat cuaca dalam kondisi cerah. Tidak ada hujan maupun gangguan cuaca ekstrem yang dapat dijadikan alasan terjadinya pemutusan aliran listrik.
Warga Dusun Gunung Malang II, MH Efendi, mengkritik keras kebijakan pemadaman yang dinilai merugikan masyarakat.
Ia menyebut, gangguan listrik yang terjadi berulang kali dalam sehari sangat mengganggu aktivitas warga, terutama pelaku usaha rumahan dan masyarakat yang bekerja dari rumah.
“Sejak pagi sampai malam sudah lima kali padam. Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Kami tidak tahu apa penyebabnya,” ujar Efendi, Sabtu (22/2) malam.
Menurutnya, pemadaman listrik di Desa Kertagena Laok bukan kali pertama terjadi. Ia menilai kondisi tersebut sudah sering dialami warga tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN.
“Kalau memang ada perbaikan jaringan atau gangguan, seharusnya ada informasi resmi. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan seperti ini,” tegasnya.
Sejumlah warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa. Mereka berharap ada transparansi dan penjelasan dari pihak terkait mengenai penyebab seringnya pemadaman listrik di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pemadaman listrik yang terjadi di Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.
Masyarakat mendesak agar PLN segera melakukan evaluasi dan memastikan pasokan listrik di wilayah tersebut kembali stabil demi mendukung aktivitas dan perekonomian warga.***






