Scroll untuk baca artikel
Headline

Laka Laut di Perairan Giligenting Sumenep, 5 Orang Nelayan Dikabarkan Hilang

30
×

Laka Laut di Perairan Giligenting Sumenep, 5 Orang Nelayan Dikabarkan Hilang

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Akibat cuaca buruk, sebanyak 5 orang nelayan asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikabarkan hilang.

Laka Laut itu terjadi di Perairan Giligenting pada Minggu (14/2/2021) malam.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Jumlah ABK 19 orang. 5 belum ditemukan,” ungkap Kepala Desa Lobuk, Mohammad Saleh, saat dikonfirmasi media, Senin (15/2)

Dari keterangan yang diterima Kades Saleh, kapal atau perahu jenis slerek ini adalah milik H. Saiful Hidayat yang berangkat melaut sejak Minggu (14/2) sore.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep dan PT Solusi Bangun Indonesia Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Sampah Jadi Energi Ramah Lingkungan

“Tadi pagi saya mendapat kabar langsung dari yang punya bahwa telah terjadi Lakalaut,” jelasnya.

Dalam kejadian nahas itu, Kades Saleh mengatakan, sebenarnya cuaca sejak Minggu sore kemarin masih aman. Hanya saja, saat malam cuaca langsung berubah berubah ekstrem.

“Sekitar pukul setengah 8 itu angin tiba-tiba datang. Mungkin waktu itu kejadiannya,” ujarnya.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Sumenep Dapil 7 Diprediksi Dapat 2 Kursi, Hosnan Raih Suara Terbanyak

Kades Saleh mengatakan, dari 19 nelayan, 14 orang dikabarkan selamat. Sementara 5 lainnya masih dalam tahap pencarian.

“Di sini sudah ada Tim SAR, Polsek dan Koramil juga sudah ada,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan kabar tersebut.

“Iya benar. Kita masih terjunkan tim ke lokasi, nanti menyusul ya keterangannya. Ini saya masih di Kalianget,” singkatnya. (Mp/al/kk)

Baca Juga :  Produk Bandeng Pangarengan Wajib Masuk Retail Besar di Kabupaten Sampang