Kreatif! Mahasiswa KKN IST Annuqayah Buat Olahan Camilan dari Buah Siwalan

Avatar
KEGIATAN. Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Annuqayah saat menggelar acara pengelohan buah siwalan sebagai tugas KKN 01 Posko Desa Banaressep Timur. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi (IST) Annuqayah, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata tahun 2022. Jumat, 5 Agustus 2022.

KKN 01 mahasiswa tersebut berlokasi di Posko Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng. Di mana para mahasiswa itu dalam kegiatan KKN-nya tengah mengadakan kegiatan kewirausahaan dengan tema ‘Inovasi Olahan Produk Pangan Baru Sebagai Ide Kewirausahaan’.

Kegiatan ini dilaksanakan hari ini Kamis, 04 Agustus 2022 sekitar pukul 08.52 WIB di Balai Desa Banaresep Timur.

Adapun pihak yang ikut terlibat yakni pelaku ekonomi buah siwalan, ibu-ibu dari Dusun Ares Desa Banaresep Timur, kecamatan setempat.

BACA JUGA :  Gara-gara Bajunya Terlilit Rantai, Warga Pasean Alami Kecelakaan Hingga Parah

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari segi ekonomi dengan cara memanfaatkan potensi yang ada di desa itu.

Selain potensi ekonomi, juga diharapkan dapat menjadi ide kewirausahaan baru dalam membuka lapangan pekerjaan.

Diketahui, mayoritas potensi di Desa Banaresep Timur yakni buah siwalan yang menurut masyarakat sekitar belum dimanfaatkan secara optimal.

Dari enam dusun yang ada di Desa Banaresep Timur, potensi penghasilan buah siwalan terbanyak terbanyak berlokasi di Dusun Ares.

Sebelumnya, buah siwalan oleh masyarakat setempat hanya dijual dalam bentuk mentahnya saja atau bahkan terbuang sia-sia.

BACA JUGA :  Cegah Virus Corona, Warga Sumenep Yang Tak Pakai Masker Terjaring Razia

Namun, dengan adanya kegiatan inovasi olah siwalan yang dijadikan camilan siwalan, diharapkan menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat pasca pandemi Covid-19.

Salah satu anggota kelompok KKN 01 Posko Desa Banaresep Timur, Hilmatun Ni’mah mengatakan, jika program peningkatan ekonomi lokal tersebut diambil dari potensi utama masyarakat setempat.

“Kami mengadakan program peningkatan ekonomi lokal melalui ‘inovasi olahan produk pangan baru sebagai ide kewirausahaan’ yang menjadi potensi utama Desa Banaresep Timur ini,” kata dia.

Pihaknya juga mengungkapkan, jika target kegiatan ini adalah untuk meningkatkan lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat.

BACA JUGA :  FIFGROUP Salurkan 115.197 Paket Sembako Selama Pandemi Senilai Rp 23,853 Miliar

“Kegiatan yang dijalankan ini mendapat respon positif dan apresiasi dari masyarakat Desa Banaresep Timur khususnya Dusun Ares,” jelasnya.

Sekedar informasi, mahasiswa peserta KKN 01 Posko Desa Banaresep Timur terdiri dari dua Fakultas yakni MIPA dan Teknik.

Mereka merupakan mahasiswa semester VI, diantaranya Adinda Khafidatul Jannah, Aminatur Rofida, Arij Rosa Indah, Asyifatul Qomariyah, Dewi Ithmaanna, Emelia Selvi, Eva Lusiana, Faizatul Maulida, Hasbiyah, Helwin Ainur Rizqoh, Hilmatun Ni’mah, Khalishatus Shafariyah, Lailatuz Zahroh dan Noer Hayati.